PORTAL BANTEN – Selebrasi juara Liga 1 Persib Bandung diwarnai momen tak biasa dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Di tengah gegap gempita ribuan Bobotoh yang memadati Gedung Sate, Minggu (25/5), Dedi menunjukkan cara kreatif memberi dukungan kepada klub kebanggaan Jabar: memberi bonus Rp2 miliar tanpa menyentuh satu rupiah pun dari APBD.
Dedi menegaskan bahwa seluruh bonus ini bersumber dari dana pribadi dan iuran para pejabat Pemprov Jabar secara sukarela. Ia sendiri berkomitmen memberikan Rp1 miliar, sementara sisanya diminta dari partisipasi para pejabat yang dikoordinasikan oleh Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman.
“Bonus dari saya Rp1 miliar dan saya tugaskan Pak Sekda untuk mengkoordinasi para pejabat Pemprov Jabar agar memberi bonus Rp1 miliar. Tapi tidak boleh pakai duit APBD,” ujar Dedi dari atas panggung di pelataran Gedung Sate, disambut riuh Bobotoh.
Gaya Kepemimpinan Gubernur Jabar Beri Bonus tanpa libatkan APBD
Langkah ini mencerminkan gaya kepemimpinan Dedi yang populis, namun tetap menjunjung transparansi dan akuntabilitas. Di tengah sorotan publik terhadap penggunaan APBD untuk hal-hal non-prioritas, Dedi justru menampilkan cara elegan mendukung olahraga daerah tanpa membebani anggaran negara.
“Gak boleh pakai dana pemerintah,” tegasnya, menyiratkan pesan moral tentang pentingnya integritas pejabat publik.
Apresiasi dari Manajemen dan Suporter untuk Kang Dedi Mulyadi
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, menyampaikan apresiasinya atas penghargaan yang diberikan oleh Gubernur dan seluruh elemen masyarakat. Ia menyebut dukungan seperti ini bukan hanya soal uang, tapi juga menunjukkan rasa cinta yang tulus pada Persib.
"Alhamdulillah se-Jawa Barat kumpul di sini. Insyaallah tahun depan kita juara lagi," kata Umuh.