PORTALBANTEN -- Tim Audit dari Korps Samapta Bhayangkara (Korsabhara) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri memulai audit implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Objek Vital Nasional (Obvitnas) di PT Aneka Tambang Tbk Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor, Bogor, pada Senin (10/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.30 hingga 18.00 WIB ini bertujuan untuk memastikan bahwa sistem pengamanan di PT Antam Tbk UBPE Pongkor telah diterapkan sesuai dengan standar yang ditetapkan untuk Obvitnas.

Acara dibuka dengan seremoni singkat yang mencakup penayangan profil perusahaan dan sambutan dari General Manager UBPE Pongkor, Nilus Rahmat, serta Ketua Tim Audit SMP, KBP. Erwin Rachmat, S.I.K., M.H.

KBP. Erwin Rachmat menekankan pentingnya sistem pengamanan yang terstruktur dan terintegrasi untuk melindungi aset negara dan kelancaran operasional Obvitnas.

Tim Audit Internal yang hadir terdiri dari KBP. Erwin Rachmat, S.I.K., M.H. (Ketua Tim), Pembina Fitriana Nurhayati, S.E. (Sekretaris), Widyatno, S.E., M.H. (Auditor SMP Tenaga Profesional), dan Drs. Tavip Yulianto, S.H., S.I.K., M.Si. (Auditor SMP Tenaga Profesional).

Di sisi lain, PT Antam Tbk UBPE Pongkor diwakili oleh General Manager dan jajaran manajemen, termasuk perwakilan dari HSSE Divisi Head PT Antam Pusat dan Security Mind ID.

Setelah sesi pembukaan, tim melanjutkan dengan observasi lapangan di beberapa area vital, termasuk Pos Jaga Utama, Area Underground, Area Kantor ERG, Area Gudang Handak, dan Area Pengolahan, untuk menilai penerapan pengamanan fisik dan teknis.

Pada sesi sore, fokus audit beralih ke wawancara dan pemeriksaan dokumen, terutama yang berkaitan dengan Elemen 1, yaitu Komitmen dan Kebijakan Pengamanan. Tim Audit berhasil menyelesaikan pembahasan Kriteria 1 hingga 3 dari Elemen 1 tersebut.

KBP. Erwin Rachmat menyatakan, "Kami telah meninjau beberapa titik vital dan melakukan pembahasan awal mengenai komitmen manajemen terhadap pengamanan. Hasil yang dicapai hari ini akan menjadi dasar untuk melanjutkan tahapan audit pada hari berikutnya," kata KBP. Erwin Rachmat, Senin (10/11/2025).