PORTALBANTEN — Gangguan layanan perbankan Bank DKI selama sepekan terakhir membuat publik geram. Puncaknya terjadi saat malam takbiran, ketika nasabah ramai-ramai mengeluh tak bisa mengakses layanan penting seperti transfer, tarik tunai, hingga mobile banking. Saking banyaknya keluhan, media sosial khususnya platform X (sebelumnya Twitter) dibanjiri kritikan dengan nada sinis dan sindiran tajam.
Alih-alih mendapat pujian usai menyabet Top Digital Corporate Brand Award 2025, Bank DKI justru jadi bulan-bulanan warganet karena sistem digitalnya lumpuh total di saat krusial menjelang Idulfitri.
Sindiran Pedas dari Warganet ke Bank DKI
Beberapa warganet menyuarakan rasa kecewa hingga marah melalui unggahan di X. Akun @nisakayla menulis:
> “Transfer ngadat, ATM error, mobile banking juga diam seribu bahasa. Tapi katanya ‘Top Digital’? Digital dari mana? #BankDKIBermasalah”
Sementara akun @ariefsetiawan_ menyindir:
> “Kalau digital award itu buat bank yang sering error, ya emang cocok Bank DKI dapet penghargaan. Hadeuh, Lebaran malah stress.”
Akun lain, @puan_nasywa, mengaku kesulitan menarik uang untuk kebutuhan mudik:
> “ATM rusak semua di deket rumah, mobile banking gagal login. Gimana ini? Orang tua saya gak bisa ambil duit buat ongkos mudik. #BankDKIError”