PORTAL BANTEN - Seorang bocah SD kelas 2 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau jadi korban bully yang dilakukan kakak kelasnya.
Kondisi tubuh korban sering lebam-lebam.
Korban tak tahan mengalami penganiayaan oleh tiga kakak kelasnya.
Namun bocah SD berinisial C tersebut enggan mengadu ke gurunya.
Oleh kakak kelasnya, korban dijadikan samsak hidup, dianiaya hingga sering tak masuk sekolah karena sakit, muntah darah.
Tak disangka korban akhirnya meninggal dunia.
Pengakuan Ayah Korban
Ayah korban, Gimson Butar-butar mengungkapkan kejadian perundungan tersebut terjadi pada Senin (19/5/2025).
"Kejadian itu hari Senin, tapi saya baru tahunya hari Selasa," ujar Gimson.