PORTALBANTEN -- Semangat untuk membangkitkan Kota Bogor menuju visi Bogor Beres dan Bogor Maju semakin menggelora. Di Ruang Sekretariat Alun-Alun Bogor, panitia acara Gebrak Semangat Pahlawan mengumumkan persiapan untuk gelaran yang dijadwalkan pada 23 November 2025. Dengan tema "Bangkit Kota Bogor Menuju Bogor Beres & Bogor Maju", acara ini diharapkan menjadi titik tolak bagi masyarakat untuk menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap kota tercinta.
Ketua Panitia Pelaksana, Zenal, menegaskan bahwa semua persiapan telah dilakukan dengan matang. Ia berkomitmen untuk memberikan yang terbaik demi nama baik Kota Bogor.
"Kita jadikan momen ini sebagai simbol masyarakat Kota Bogor cinta Bogor. Kita harus mampu mewujudkan harapan masyarakat untuk memberikan kesejahteraan dalam kegiatan. Kita sudah fix persiapan untuk kegiatan tanggal 23, harus terlaksana dengan baik karena membawa nama baik Kota Bogor. InsyaAllah pembukaan nanti akan dibuka resmi oleh Wali Kota Bogor, Drs. H. Dedie A. Rachim. Yang terpenting, kita harus betul-betul siapkan mental dan optimis kegiatan kita mendapat rida Allah Swt," kata Zenal, Sabtu (15/11).
Dukungan juga mengalir dari Yayasan Mutiara Elpa Sejahtera (MES). Ketua Yayasan, Yayu Ucu Masitoh, atau yang akrab disapa Elpa, menyatakan komitmennya untuk terus berkolaborasi dalam mendukung program pembangunan Kota Bogor.
"Alhamdulillah apa yang kita rencanakan InsyaAllah terlaksana untuk kebaikan Kota Bogor yang kita cintai. Yayasan Mutiara Elpa Sejahtera siap setiap langkah mendukung dan berkolaborasi dengan semua pihak demi Bogor Beres, Bogor Maju. Kita dukung program Kota Bogor di bawah kepemimpinan Dedie A. Rachim dan Jenal Mutaqin. Saya berharap teman-teman anggota maupun pengurus Yayasan MES semangat dan buktikan bahwa kita bisa," tutup Elpa.
Gelaran Gebrak Semangat Pahlawan diharapkan menjadi pemicu energi positif bagi masyarakat, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan berbagai elemen masyarakat untuk mewujudkan Kota Bogor yang lebih berdaya, beres, dan maju. (Abah Tataros)