PORTALBANTEN – Suasana kawasan Tugu Kujang, Kota Bogor, berubah menjadi simbol perlawanan dan kepedulian kemanusiaan saat ribuan warga dari berbagai latar belakang usia dan komunitas turun ke jalan dalam Aksi Solidaritas Palestina, Jumat (16/5/2025).

Tak hanya diikuti tokoh agama dan ormas Islam, aksi ini juga melibatkan para pelajar, mahasiswa, komunitas pemuda, hingga para lansia yang dengan penuh semangat menempuh longmarch dari Masjid Raya Bogor menuju Tugu Kujang, meskipun sempat diguyur hujan.

Aksi tersebut digelar dalam rangka peringatan 77 tahun tragedi Nakba, serta bentuk keprihatinan mendalam atas kondisi terkini di Gaza, Palestina, yang terus digempur oleh serangan brutal militer Israel.

Salah satu hal menarik dari aksi ini adalah keterlibatan aktif generasi muda. Mereka membawa poster-poster kreatif, mengenakan pakaian bertema Palestina, dan meneriakkan seruan kemanusiaan dengan penuh semangat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian tidak mengenal usia. Ini bukan hanya isu luar negeri—ini soal nurani,” ujar Dita, mahasiswi asal Tanah Sareal yang ikut longmarch bersama komunitas dakwah kampus.

Melalui pernyataan sikap yang dibacakan oleh Koordinator Majelis Ukhuwah Bogor Raya, Ustaz Wilyudin Dhani, massa menyampaikan sembilan poin tuntutan, mulai dari boikot produk pro-Israel, penolakan normalisasi hubungan diplomatik, hingga desakan kepada dunia internasional untuk menghentikan genosida di Gaza.

Selain orasi dan pembacaan sikap, aksi ini juga diisi dengan doa bersama, pembacaan puisi kemanusiaan, serta edukasi sejarah Palestina bagi peserta aksi. Banyak orang tua terlihat menjelaskan kepada anak-anak mereka tentang pentingnya solidaritas dan makna kebebasan bagi rakyat Palestina.

“Kami ingin anak-anak kami tumbuh dengan empati dan keberanian. Palestina mengajarkan kita arti keteguhan dalam memperjuangkan hak,” kata Andi, seorang ayah yang datang bersama putranya yang berusia 10 tahun.

Majelis Taklim, pondok pesantren, kelompok pengajian ibu-ibu, hingga komunitas pengemudi ojek online turut berkontribusi dalam logistik, pengamanan, dan penyebaran informasi aksi. Semangat gotong royong ini menjadi bukti kuat bahwa perjuangan Palestina telah menjadi bagian dari denyut sosial masyarakat Bogor.