PORTAL BANTEN - Aktris cantik Cut Syifa semakin mantap dalam perjalanan hijrahnya. Sejak memutuskan untuk mengenakan hijab empat tahun lalu, ia terus menunjukkan perubahan positif dalam perilaku dan prinsip hidupnya. Salah satu bentuk konsistensinya ditunjukkan saat terlibat dalam film layar lebar perdananya, Gaza Hayya 3, garapan sutradara Jastis Arimba.

Dalam film tersebut, Cut Syifa secara khusus meminta agar tidak melakukan kontak fisik dengan lawan jenisnya. “Ini film pertama aku dan hal yang benar-benar baru buat aku. Di film ini, aku minta ke Mas Jastis, ‘Boleh enggak bagaimana caranya aku enggak bersentuhan dengan lawan jenis di sini?’” kata Cut Syifa saat ditemui di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (8/6/2025).

Permintaan aktris berusia 26 tahun itu disambut dengan baik dan dipermudah oleh tim produksi. Cut Syifa pun merasa bersyukur karena dapat bekerja dengan orang-orang yang memiliki visi dan misi serupa, terutama dalam kepedulian terhadap isu kemanusiaan. “Allah mudahkan jalannya melalui orang-orang yang juga punya satu visi dan misi. Tujuan kami satu: kami punya hati sebagai manusia yang prihatin dengan warga-warga di sana,” ujarnya.

Meski menjadi pengalaman pertamanya bermain di film layar lebar, Cut Syifa berharap Gaza Hayya 3 bisa menjadi amal kebaikan bagi dirinya. Ia pun mengungkapkan rasa syukur bisa terlibat dalam proyek yang membawa misi kemanusiaan. “Mungkin ini karya pertama aku, tapi aku ingin ini menjadi amalan baik aku ke depannya. Aku sangat berterima kasih untuk semuanya,” ungkapnya.

Lewat film ini, Cut Syifa juga ingin menunjukkan bentuk nyata dari kepeduliannya terhadap sesama. “Aku cuma pengin jadi pribadi yang lebih baik lagi. Ini salah satu cara aku membuktikan bahwa aku berpihak pada kemanusiaan, sekaligus menjalankan perintah Allah untuk saling peduli dan menjaga satu sama lain,” tutur aktris kelahiran Jakarta itu.

Film Gaza Hayya 3 dijadwalkan tayang di bioskop pada 12 Juni 2025. Sebanyak 40 persen dari pendapatan film ini rencananya akan disumbangkan untuk membantu Palestina.