PORTALBANTEN – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Ricky Kurniawan, Lc., mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk segera merealisasikan pembangunan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Cibinong di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Desakan ini muncul setelah setahun lebih usulan dan prosedur pendirian sekolah tersebut berjalan tanpa kejelasan eksekusi di lapangan.

Ricky menegaskan bahwa pendirian SMAN 5 Cibinong adalah kebutuhan mendesak, terutama untuk melayani warga di lima kelurahan padat penduduk yang belum memiliki akses terhadap sekolah menengah negeri terdekat. Kelima kelurahan tersebut adalah Harapan Jaya, Pondok Rajeg, Pabuaran, Pabuaran Mekar, dan Kelurahan Tengah.

“Pemerintah Provinsi tidak bisa terus menunda. Kebutuhan pendidikan menengah atas di Cibinong sangat tinggi. Anak-anak kita terpaksa bersekolah jauh karena kurangnya SMA Negeri di wilayah mereka. Saya minta Disdik Jabar dan KCD Wilayah I segera menindaklanjuti survei yang sudah dilakukan dan memastikan sekolah ini berdiri sebelum PPDB tahun ajaran 2025/2026,” tegas Ricky kepada wartawan, Rabu (30/4/2025).

Proses Yang Ditunggu Lama Sejak Tahun Lalu Rencana Pembangunan SMAN 5 Tak Kunjung Realisasi

Diketahui, sejak 2024 lalu, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin telah menginstruksikan Plh Dinas Pendidikan Jawa Barat melalui Kantor Cabang Dinas Wilayah I untuk melakukan survei lahan yang diusulkan sebagai lokasi SMAN 5 Cibinong, tepatnya di Kelurahan Harapan Jaya.

Namun, hingga kini belum ada Surat Keputusan (SK) Gubernur terkait pendirian sekolah tersebut. Selain itu, surat permohonan dari provinsi mengenai pemanfaatan lahan aset milik Pemprov Jawa Barat yang berada di Kabupaten Bogor juga belum dilengkapi.

Keterlambatan ini memicu kekecewaan warga. Mulky (45), warga Citayam, mengaku sudah menantikan kabar baik soal pembangunan SMAN 5 Cibinong sejak tahun lalu. Ia berharap pemerintah tidak menutup mata terhadap kebutuhan pendidikan di lingkungan mereka.

“Kami sudah setahun menunggu. Harapan kami besar agar anak-anak di wilayah sini punya akses sekolah yang dekat, tidak harus menumpuk di SMA-SMA di luar zonasi. Tolong, ini bukan sekadar proyek, ini soal masa depan generasi muda,” ungkap Mulky.

Sementara itu, Joko Maryono, Humas SMAN 3 Cibinong yang menjadi inisiator usulan pendirian SMAN 5 Cibinong, mengingatkan bahwa seluruh prosedur administratif sudah ditempuh. Tinggal menunggu kebijakan politik dan keberanian eksekusi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.