PORTALBANTEN - Perselisihan antara dua pemuda dan sejumlah driver ojek online terjadi di Kelurahan Winangun Satu, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Kamis kemarin (15/5/2025).
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Malalayang, AKP Elwin Kristanto, membenarkan kejadian tersebut.
Ia menyebut pihak kepolisian langsung mengambil langkah untuk mencegah konflik meluas.
Menurut AKP Elwin, awal masalah bermula dari dugaan bahwa dua pemuda tersebut kerap memesan layanan ojek online secara berulang-ulang.
"Namun, setelah dipesan, layanan tersebut dibatalkan dan para driver diberi ulasan bintang satu di aplikasi, yang membuat mereka merasa sangat dirugikan," ujar Kapolsek (Jumat 16/5/2025).
Tindakan itu memicu kemarahan sejumlah driver ojek online.
Kemudian mereka mencari pemuda tersebut hingga terjadi perselisihan.
Kedua pemuda itu diketahui bernama Rizky (26) dan Isak (24), yang merupakan warga Kecamatan Malalayang, Kota Manado.
Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, pihak Polsek Malalayang segera mengamankan kedua pemuda serta beberapa driver ojek online.