PORTALBANTEN -- FPK Kabupaten Bogor sedang mempersiapkan sebuah kegiatan sosial yang sangat berarti, yaitu donor darah yang akan berlangsung pada Kamis, 16 Oktober 2025, di Aula Bakesbangpol Kabupaten Bogor. Dalam rapat panitia yang diadakan pada Selasa (30/9), berbagai aspek teknis dan kebutuhan acara dibahas secara mendalam.

Ketua Panitia Donor Darah, dr. Meily Yohanna, mengungkapkan harapannya agar sebanyak 150 peserta dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini. "Kami menyiapkan koordinasi dengan PMI Kabupaten Bogor terkait tenaga medis, peralatan, dan teknis pelaksanaan. Harapannya target 150 peserta donor bisa tercapai, bahkan melebihi," kata Meily.

Meily juga menambahkan bahwa selain tenaga medis dari PMI yang berjumlah 10 orang, panitia telah menyiapkan dukungan logistik yang mencakup konsumsi, makanan sehat untuk pendonor seperti kacang ijo, serta fasilitas ruangan yang nyaman dan ber-AC.

Setelah rapat, panitia melakukan audiensi dengan Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bogor, Ferdinando Selmi Pardede, di ruang kerjanya. Ferdinando menyambut positif rencana tersebut dan memastikan dukungan dari pihaknya.

"Bakesbangpol tidak hanya menyediakan fasilitas tempat, tetapi juga akan mendorong partisipasi pegawai untuk ikut serta menjadi pendonor. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan selaras dengan semangat kebersamaan," jelas Ferdinando.

Sementara itu, Wakil Ketua I FPK Kabupaten Bogor, Bambang Irawan, menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi. Undangan resmi akan disampaikan kepada SKPD, Bupati, DPRD, Kodim, Polres, PWI, Dinkes, dan Diskominfo.

"Donor darah ini bukan hanya acara FPK, tetapi momentum kebersamaan seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan. Karena itu, kami berharap semua pihak turut hadir dan mendukung," kata Bambang, didampingi Sekretaris FPK, Kaharudin, dan Bendahara FPK, Ipin.

Untuk memastikan semua berjalan lancar, panitia telah menjadwalkan rapat kedua pada 7 Oktober, rapat ketiga pada 10 Oktober, serta gladi resik pada 15 Oktober 2025.

"Kami ingin semua detail berjalan lancar, mulai dari teknis lapangan hingga publikasi. Dengan persiapan matang, donor darah ini diharapkan memberi manfaat besar bagi masyarakat," tutup dr. Meily Yohanna.*