PORTALBANTEN -- Artis Gisella Anastasia baru-baru ini mencuri perhatian publik saat membagikan foto dirinya berolahraga di media sosial. Namun, bukan hanya aktivitas olahraganya yang menjadi sorotan, melainkan juga keberadaan kinesio tape yang terlihat jelas di lengan kanannya.
Gisel, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa ia mengalami cedera meskipun tidak terlalu parah. "Nggak dislokasi. Bisa nangis aku kalau dislokasi. Gak tahu salah apa ini," ujarnya saat ditemui di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, kemarin.
Ia menambahkan, "Nggak sakit-sakit banget, cuma ngilu atau bunyi klek-klek."
Dalam penjelasannya, dr Andhika Raspati, spesialis olahraga, menegaskan bahwa plester yang dikenakan Gisel sebenarnya adalah kinesio tape. Kinesio tape sering digunakan sebagai metode perawatan untuk cedera, baik yang ringan maupun berat.
"Kalau cedera berat biasanya pasca pemulihan. Intinya, karena kan bagaimanapun kinesio taping itu bukan pengobatan utamanya, dia hanya suportif saja, jadi kalau cederanya berat mau nggak mau dia harus menjalani terapi intinya dulu entah itu operasi, fisioterapi intensif, baru lah dibantu nanti pada akhirnya dengan kinesio taping," jelasnya.
Penggunaan kinesio tape di kalangan atlet bukanlah hal baru. Beberapa orang bahkan memanfaatkannya sebagai langkah pencegahan, sementara yang lain hanya menggunakannya untuk gaya.
"Itu sudah lama banget di dunia olahraga lari pun termasuk, banyak banget yang pakai cuma justru makin kemari sudah semakin jarang karena ngerasa manfaatnya tidak sebesar seperti heboh orang-orang membicarakan, dulu kayaknya semuanya pake, minimal buat gaya-gayaan," tuturnya.
Kinesio tape dapat memberikan dukungan pada otot dan sendi, serta meningkatkan sirkulasi darah. Penggunaan yang tepat dapat membantu mencegah kram, ketegangan otot, dan cedera berulang.*