PORTALBANTEN — Dunia musik Indonesia kembali berduka. Ricky Siahaan, gitaris sekaligus salah satu pendiri band rock legendaris Seringai, wafat secara mendadak usai tampil dalam tur konser di Jepang, Sabtu (19/4/2025). Kepergian Ricky menyisakan duka mendalam, tak hanya bagi rekan-rekan musisinya, tapi juga bagi para penggemar musik keras Tanah Air.
“Gitaris kami, sahabat kami, saudara kami, Ricky, telah berpulang secara mendadak setelah menyelesaikan set di penutupan tur kami di Tokyo,” tulis Seringai dalam pernyataan resminya.
Ricky Siahaan meninggalkan panggung dengan cara yang tak pernah ia tinggalkan seumur hidupnya: bermain musik keras di hadapan ribuan penonton. Meski belum ada keterangan resmi mengenai penyebab meninggalnya, kabar kepergian Ricky pertama kali dibagikan oleh David Bayu, mantan vokalis Naif, melalui akun X pribadinya.
Lebih dari Sekadar Gitaris
Semasa hidup, Ricky dikenal bukan hanya sebagai gitaris band, tapi juga sebagai sosok penting di balik perkembangan musik rock dan metal di Indonesia. Selain membentuk Seringai pada 2002, Ricky juga pernah mengisi posisi gitaris di Stepforward, band hardcore yang sempat mengisi berbagai panggung underground di Jakarta.
Selain di musik, Ricky menorehkan jejak di dunia media. Ia pernah bekerja sebagai produser di MTV on Sky dan editor di Rolling Stone Indonesia. Di sana, Ricky aktif mendorong band-band independen mendapat panggung di media arus utama.
Kepergian Ricky terjadi di tengah tur Seringai Wolves of Asia Tour, yang membawa kuartet rock asal Jakarta itu ke Taiwan dan Jepang. Ricky memainkan lagu-lagu penuh tenaga dalam set terakhirnya di Gekiko Festival, sebuah festival musik ekstrem di Tokyo, Jepang. Itu menjadi panggung terakhirnya.
“Ricky pergi dengan cara yang ia cintai, di atas panggung, memainkan musik keras dengan maksimal,” tulis Seringai.
Selama lebih dari dua dekade, Ricky menjadi figur yang disegani di skena musik keras Indonesia. Baik sebagai musisi, produser, maupun jurnalis musik, kontribusinya membentuk wajah skena rock dan metal Tanah Air.