PORTAL BANTEN -Selokan air di jalan raya utama tersumbat parah, hingga 40 sentimeter dalamnya tertutup sampah dan tanah. Kondisi ini tak hanya mengganggu laju air, tapi juga mengancam bahaya banjir.
“Kurang lebih dalamnya 40 centi meter pak, tertutup tanah dan sampah”, ujar Daya (50) warga sekitar kepada awak media, pada Kamis, 4 Juli 2025.
Namun, keprihatinan warga berbuah aksi nyata. Inisiatif dari pemerintah desa dan semangat gotong royong warga setempat berhasil mengatasi masalah tersebut. Mereka bahu-membahu membersihkan selokan yang selama ini menjadi sumber masalah.
“Ya lumayan pak, antusias warga untuk turut serta dalam aksi bersih-bersih ini”, tambah Sudarto, warga Desa Sukasari lainnya.
Proses pembersihan memakan waktu beberapa jam. Warga bekerja keras mengangkat sampah dan lumpur dari dalam selokan, lalu mengangkutnya menggunakan mobil bak yang telah disediakan. Keringat dan lelah terbayar lunas dengan selokan yang kembali bersih dan lancar.
“Warga bergotong royong mengangkat sampah dan lumpur dari dalam selokan dan mengangkutnya ke mobil bak yang telah disediakan”, tambahnya.
Dengan selokan yang bersih, diharapkan genangan air dan risiko penyebaran penyakit dapat dicegah. Lingkungan yang sehat akan meningkatkan kualitas hidup warga Desa Sukasari. Aksi ini menjadi bukti nyata betapa pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.*