PORTALBANTEN – Pemerintah Provinsi Banten terus berupaya mengembangkan industri halal sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penyelenggaraan Banten Halal Fair 2025, yang digelar di halaman Masjid Raya Al-Bantani, KP3B Curug, Kota Serang, pada 20-22 Maret 2025.  

Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan bahwa penguatan ekonomi dan keuangan syariah akan menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah.  

“Industri halal memiliki potensi besar yang harus dimaksimalkan. Banten sebagai daerah dengan sejarah keislaman yang kuat tentu memiliki peluang besar untuk mengembangkan ekosistem ekonomi syariah yang berkelanjutan,” ujar Andra Soni saat membuka acara.  

Ia juga memastikan bahwa Banten Halal Fair akan menjadi agenda tahunan guna mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis syariah di wilayahnya.  

Wakil Presiden RI ke-13, K.H. Ma’ruf Amin, yang turut hadir dalam acara ini, memberikan apresiasi terhadap langkah Pemprov Banten dalam memperkuat sektor halal.  

“Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah bukan hanya soal kepatuhan terhadap prinsip halal, tetapi juga terkait dengan perlindungan konsumen serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ma’ruf Amin.  

Ma’ruf juga menekankan bahwa Indonesia saat ini merupakan salah satu negara dengan pasar halal terbesar di dunia. Oleh karena itu, potensi tersebut harus dioptimalkan untuk meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat global.  

Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Sholahudin Al Aiyub, menambahkan bahwa literasi masyarakat terhadap ekonomi dan keuangan syariah masih perlu diperkuat.  

“Acara seperti ini sangat penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang industri halal dan keuangan syariah. Semakin tinggi literasi, semakin besar pula dampak ekonomi yang dapat dirasakan,” jelasnya.