PORTALBANTEN — Ketua Gerakan Muslim Indonesia Raya (GEMIRA) Provinsi Jawa Barat, H. Ricky Kurniawan,Lc menegaskan komitmennya sebagai salah satu kekuatan penting dalam menjaga harmoni kebangsaan dan memperkuat ukhuwah di wilayah ini.

Melalui agenda pengukuhan kepengurusan periode 2022–2027 dan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Tahun 2025 yang digelar pada Senin, 21 April 2025, di Bandung. GEMIRA Jawa Barat menunjukkan posisinya tetap berada di garis depan dakwah kebangsaan, sekaligus menjadi mitra strategis Partai GERINDRA dalam membangun politik yang agamis dan inklusif.

Ketua GEMIRA Jawa Barat, H. Ricky Kurniawan, Lc., menegaskan bahwa peran GEMIRA tidak hanya di ruang dakwah, tetapi juga dalam merawat kebangsaan di tataran akar rumput.  

“GEMIRA hadir bukan hanya untuk umat, tapi juga untuk bangsa. Kita ingin menjadi jembatan ukhuwah Islamiyah, Wathoniyah, dan Basyariyah agar perbedaan pandangan politik tidak memecah ukhuwah di Jawa Barat,” ungkap Ricky.

Dalam kesempatan itu, Ricky juga menyampaikan dukungan GEMIRA terhadap wacana pemisahan Badan Haji dari Kementerian Agama. Menurutnya, hal ini penting agar pengelolaan haji di Indonesia bisa berjalan lebih profesional, fokus, dan akuntabel.  


“Kami sepakat mendukung agar Badan Haji berdiri sendiri di luar Kemenag. Ini soal amanah umat, dan pengelolaan yang baik akan memberi manfaat besar bagi jamaah,” tegasnya.

RAKERDA ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, mulai dari Ketua Umum PP GEMIRA sekaligus Kepala BP Haji RI KH. Moch. Irfan Yusuf Hasyim, Ketua DPD Partai GERINDRA Jawa Barat H. Amir Mahpud, Anggota DPR RI Drs. H. Mulyadi, M.MA, Sekretaris Jenderal PP GEMIRA H. Sudarto S. Muri, hingga Ketua DPRD Jawa Barat Dr. Buky Wibawa KG., M.Si.

Selain itu, hadir pula Sekretaris Kesbangpol Jawa Barat Drs. Sapta Yulianto Dasuki, M.AP., Pimpinan Pesantren Al-Basyariyah Bandung KH. Endang Suhendi, Founder International Networking for Humanitarian (INH) Ustadz M. Husein Gaza, serta para kiai, ulama, dan tokoh masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Kehadiran mereka menjadi sinyal kuat bahwa GEMIRA berupaya menjadikan jaringan pesantren dan tokoh agama sebagai mitra utama dalam menyebarkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin, sekaligus mendorong partisipasi politik umat yang santun dan bermartabat.

Ketua Umum PP GEMIRA, KH. Moch. Irfan Yusuf Hasyim, mengapresiasi peran strategis GEMIRA di Jawa Barat yang memiliki basis pesantren dan tradisi ukhuwah yang kuat.  
“Jawa Barat ini basis umat, basis pesantren, dan punya tradisi ukhuwah yang luar biasa. GEMIRA harus jadi perekat di situ,” tuturnya.