PORTALBANTEN -- Di Kampung Rancasumur, malam yang penuh doa dan kenangan menyelimuti acara Haul KH Mas Abunasyar Surya dan KH Tubagus Ali Mustaya. Pada Sabtu malam, 13 Desember 2025, Gubernur Banten, Andra Soni, hadir di tengah masyarakat untuk merayakan momen bersejarah ini.
Acara haul ini lebih dari sekadar tradisi tahunan; ia menjadi ruang refleksi yang mendalam. Di sini, kita merenungkan peran ulama sebagai penjaga nilai moral, penuntun akhlak, dan pengikat persaudaraan di tengah masyarakat Banten.
"Pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur dan angka ekonomi, tetapi harus berakar pada karakter, keteladanan, dan nilai-nilai yang diwariskan oleh para ulama," tegas Gubernur Andra Soni.
Ulama, pesantren, dan masyarakat merupakan bagian integral dari sejarah panjang Banten. Dari mereka, lahir sikap rendah hati, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan yang tetap relevan hingga saat ini.
Melalui acara haul ini, Pemerintah Provinsi Banten mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya mengenang, tetapi juga meneladani. Mari kita jaga akhlak dalam kehidupan sehari-hari, merawat persatuan di tengah perbedaan, dan menguatkan jati diri Banten sebagai daerah yang religius dan berbudaya.
Warga Banten, mari kita jadikan nilai-nilai ulama sebagai pedoman hidup kita, mulai dari keluarga, lingkungan, hingga ruang sosial. Karena pembangunan yang kokoh selalu berakar pada akhlak yang kuat.*