PORTALBANTEN – Guyuran hujan deras yang mengguyur kawasan Kota Bogor pada Rabu malam memicu peristiwa longsor di area pemakaman warga yang berada di Kampung Batakal, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan. Musibah ini mengakibatkan delapan makam rusak parah dan sejumlah jenazah ikut terseret longsoran tanah.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Hidayatulloh, menyampaikan bahwa longsor tersebut terjadi akibat hujan lebat dengan durasi panjang yang memperparah kondisi tanah yang sudah labil.

“Kondisi tanah memang tidak stabil, ditambah intensitas hujan tinggi membuat area pemakaman itu longsor,” ujarnya, Kamis (15/5/2025).

Menurut data BPBD, lokasi yang terdampak memiliki ketinggian sekitar 7 meter dengan lebar longsoran 18 meter. Dari total delapan makam yang rusak, tiga jenazah telah berhasil dievakuasi, sementara lima lainnya masih dalam proses pencarian, menunggu koordinasi dengan pihak keluarga.

Petugas gabungan dari BPBD, aparatur kelurahan, dan pengelola makam saat ini terus melakukan penanganan darurat, termasuk menutup lokasi longsor dengan terpal dan melakukan penilaian kebutuhan mendesak.

“Kami juga sudah merekomendasikan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) untuk mencegah longsor susulan,” tambah Hidayatulloh.

Salah satu warga sekitar, Yudi, menyebutkan bahwa gejala longsor sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa hari sebelum kejadian. Retakan besar muncul di beberapa bagian area pemakaman dan semakin melebar ketika hujan turun.

“Sudah terlihat retakan cukup besar dari awal, saya sudah khawatir. Begitu hujan deras, langsung ambrol,” tuturnya.

Yudi juga menambahkan bahwa lahan pemakaman tersebut merupakan tanah wakaf milik warga, yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat sekitar.