PORTAL BANTEN - Dalam sebuah kejadian yang mengejutkan, Humaira Asghar Ali, seorang aktris dan model berbakat asal Pakistan, ditemukan tewas di apartemennya di Karachi pada Selasa (8/7). Penemuan ini berawal dari laporan pemilik apartemen yang mengkhawatirkan kondisi Ali, yang sudah menunggak pembayaran sewa dan sulit dihubungi.

Setelah menerima laporan tersebut, pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan menemukan bahwa Ali telah meninggal dunia sejak Oktober 2024. "Sesuai Catatan Detail Panggilan (CDR), panggilan terakhir dilakukan pada Oktober 2024," ungkap Wakil Inspektur Jenderal Polisi Syed Asad Raza, seperti dilansir oleh Arab News.

Humaira Asghar Ali lahir di Lahore pada 10 Oktober 1992 dan memulai kariernya sebagai model pada tahun 2013. Ia dikenal luas berkat penampilannya di berbagai acara fashion bergengsi, termasuk Bridal Couture Week dan Pakistan Fashion Week. Selain modeling, Ali juga aktif di dunia teater, terlibat dalam produksi Ajoka Theatre dan Rafi Peer Workshop.

Ali melangkah ke dunia akting pada tahun 2015, membintangi sejumlah serial televisi seperti 'Laali', 'Sirat-e Mustaqeem', 'Benaam', dan 'Chal Dil Mere'. Popularitasnya di layar kaca membawanya ke dunia perfilman, di mana ia tampil dalam film thriller 'Jalaibee' pada tahun yang sama. Namun, filmografi Ali baru bertambah lagi enam tahun kemudian dengan perannya dalam 'Love Vaccine' (2021).

Kariernya yang cemerlang di dunia seni tidak lepas dari latar belakang akademiknya. Ali meraih gelar Sarjana dan Master Seni Rupa di National College of Arts, serta mengambil gelar master di Punjab University untuk jurusan Seni dan Desain.

Tragedi ini semakin menggemparkan publik ketika polisi menemukan jenazah Ali dalam keadaan membusuk di apartemennya. Pintu apartemen terkunci dari dalam, dan tidak ada indikasi adanya pihak lain yang terlibat. Temuan makanan kedaluwarsa dan wadah berkarat di dapur semakin memperkuat dugaan bahwa ia telah meninggal cukup lama.

Berita duka ini menyentuh hati banyak orang, mengingat perjalanan karier Humaira Asghar Ali yang penuh warna dan dedikasinya terhadap seni.*