PORTAL BANTEN - Musisi legendaris Iwan Fals mengungkapkan pandangannya tentang makna kemerdekaan yang seharusnya membuka peluang luas bagi para seniman untuk berinovasi dan berkreasi. Dalam pertemuannya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Iwan menyatakan, "Ya membuka ruang yang besar buat kreator-kreator seni. Semakin kreator semakin kreatif, mungkin itu arti kemerdekaan,".

Menurut Iwan, kemerdekaan Indonesia seharusnya diisi dengan kreativitas yang melimpah dari sumber daya manusia yang ada. Ia menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi yang tak terhingga, baik dari segi bakat kreatif maupun cerita rakyat yang bisa diolah menjadi kebanggaan bersama.

"Ini sudah banyak sekali bakat-bakat kita. Cerita-cerita rakyat juga banyak yang bisa diolah," ungkapnya. Iwan juga menyoroti beberapa karya komik Indonesia yang patut diperhatikan, seperti karya Kho Ping Hoo dan komik Jaka Sembung karya Djair Warni, serta Gareng dan Petruk karya Tatang S.

Lebih lanjut, Iwan menyebutkan bahwa buku Cerita Rakyat dari Sabang sampai Merauke menyimpan banyak kisah menarik yang bisa diangkat ke layar lebar. Ia mencontohkan, "Yang kalau diangkat ke layar lebar seperti komik Indonesia Panji Tengkorak karya Hans Jaladara, maka dapat menyerap banyak pekerja,". Dalam produksi film animasi Panji Tengkorak, sebanyak 250 kreator seni terlibat.

Iwan menegaskan pentingnya ruang yang luas dan terbuka bagi para kreator seni untuk mengeksplorasi kekayaan budaya yang beragam. Ia percaya bahwa semakin banyak ruang untuk berkreasi, semakin dalam makna kemerdekaan itu sendiri.

Dengan dukungan penuh dari negara, Iwan yakin bahwa seni tidak hanya dihargai, tetapi juga menjadi investasi pada sumber daya manusia yang inovatif dan berdaya saing. Namun, ia juga mengingatkan bahwa kemerdekaan bukan hanya soal kebebasan, tetapi juga tanggung jawab untuk memajukan bangsa.

"Semakin kreator semakin kreatif, mungkin itu arti kemerdekaan," tutup Iwan, menegaskan harapannya agar kreativitas bangsa ini terus menghasilkan karya yang mengangkat nama baik Indonesia di kancah global.