PORTALBANTEN – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor mencatat capaian signifikan dalam pembangunan jaringan air bersih. Saat ini, cakupan jaringan perpipaan di Kota Bogor sudah mencapai 90 persen. Meski begitu, perusahaan daerah ini terus berupaya memperluas layanan, khususnya di wilayah-wilayah yang belum terjangkau.

Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Ardani Yusuf mengatakan, pengembangan jaringan tetap menjadi prioritas utama pada 2025. Salah satu fokus pengembangan adalah di wilayah Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan.

"Berdasarkan data, jaringan perpipaan di Kota Bogor sudah terpasang 90 persen. Tahun ini kita akan lakukan pengembangan jaringan di beberapa titik di Kota Bogor, salah satunya di wilayah Pamoyanan," ujar Ardani di ruang kerjanya, Selasa (29/4).

Menurut Ardani, meskipun jaringan sudah hampir merata, masih ada potensi cukup besar untuk meningkatkan jumlah pelanggan. Program pemasangan pipa baru pun diharapkan dapat mengoptimalkan layanan air bersih di seluruh Kota Bogor.

"Setelah kita cek, ternyata potensi cakupan layanan atau penambahan jumlah pelanggan masih cukup tinggi. Makanya pada tahun ini kita tetap menjalankan program pemasangan jaringan pipa baru ke wilayah-wilayah yang belum terpasang, salah satunya di Pamoyanan ini," jelasnya.

Dengan pengembangan ini, Perumda Tirta Pakuan menargetkan cakupan layanan semakin mendekati 100 persen, sehingga lebih banyak masyarakat Kota Bogor dapat menikmati akses air bersih yang berkualitas.(Rob)