PORTAL BANTEN - Pemerintah pusat melalui kementerian terkait dan pemerintah daerah mulai memperketat langkah stabilisasi harga minyak goreng menjelang bulan Ramadhan 2026. Fokus utama dilakukan dengan mempercepat distribusi Minyakita secara langsung kepada pedagang dan pengecer di Kabupaten Temanggung serta wilayah Kedu guna mengantisipasi lonjakan harga dan menjaga tingkat inflasi tetap dalam kendali.
Perum Bulog Cabang Magelang menyalurkan sekitar 280 ribu liter Minyakita melalui skema distribusi langsung ke pasar-pasar tradisional. Langkah ini diambil untuk memangkas rantai distribusi panjang yang seringkali menjadi penyebab utama kenaikan harga di tangan konsumen. Dengan pemangkasan jalur ini, harga Minyakita ditargetkan dapat tetap terjaga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp15.700 per liter.