PORTALBANTEN - Meski baru berusia 23 tahun, aktris cantik Jennifer Coppen telah mengukir sederet pencapaian membanggakan. Hal ini ia bagikan melalui unggahan Instagram Story pada Kamis (24/4/2025).
Dalam unggahannya, Jennifer tampak menanggapi komentar-komentar negatif yang sempat diarahkan kepadanya. Sebagai bentuk pembuktian, ibu dari Kamari Sky Wassink ini mengungkapkan sederet keberhasilan yang telah ia raih.
Pencapaian terbaru yang dipamerkannya adalah keberhasilannya membangun sebuah rumah mewah di Bali.
"Dibilang nggak sekolah dan cewek dekil nggak apa-apa. Yang penting umur 23 tahun sudah bisa bangun rumah sendiri," tulis Jennifer dalam unggahannya.
Ia menegaskan bahwa dirinya mandiri secara finansial, baik untuk kebutuhan dirinya sendiri maupun sang anak.
"Yang pasti, nggak perlu siapa-siapa buat biayain hidup saya dan anak saya," lanjutnya.
Tak hanya itu, Jennifer juga mengenang pencapaiannya di usia 20 tahun, di mana ia mampu membeli mobil Porsche secara tunai.
"Nggak lupa juga umur 20 tahun udah bisa beli Porsche cash. 20 tahun ya, 20 tahun," tulisnya.
Selain berkarier di dunia akting, pemeran serial Pretty Little Liars ini juga sukses mengembangkan bisnisnya. Ia bahkan membuktikan kemampuannya dengan mempekerjakan lebih dari 100 karyawan di usia 22 tahun.
"Nggak apa-apa dikatain nggak berpendidikan, tapi umur 22 tahun udah bisa mempekerjakan lebih dari 100 orang," ungkap Jennifer.
Ia pun menambahkan bahwa bisnisnya berhasil menjadi salah satu produk terlaris di Indonesia, mengungguli brand-brand besar lainnya.
"Nggak apa-apa dibilang nggak ada otak. Tapi ternyata bisa bangun bisnis sesukses ini sampai jadi nomor satu top selling di Indonesia," lanjutnya dengan bangga.
Tak hanya fokus pada kesuksesan pribadi, Jennifer juga memperlihatkan kepeduliannya terhadap sesama. Ia pernah membangun rumah untuk orang-orang yang membutuhkan.
"Nggak apa-apa dikatain nggak level, dikatain toilet umum atau tong sampah. Yang penting hidup saya akan saya gunakan untuk membantu orang yang membutuhkan," tulisnya.
"Bangun rumah untuk orang yang tidak mampu, bukan malah menghina atau mencaci orang lain," tambahnya lagi.