PORTALBANTEN - Situasi mencekam terjadi di Lapas Kelas IIB Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, pada Senin (10/3) menjelang berbuka puasa. Puluhan narapidana tiba-tiba melarikan diri, sebagian melalui gerbang utama dan lainnya nekat memanjat atap gedung. Aksi ini sempat terekam kamera warga, yang panik melihat banyaknya napi berhamburan keluar lapas.  

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Provinsi Aceh, Yan Rusmanto, membenarkan kejadian ini. Namun, ia belum bisa memastikan jumlah napi yang kabur dan masih menunggu laporan lengkap dari petugas lapas. "Saat ini sedang dilakukan apel untuk menghitung warga binaan. Kami juga akan menyelidiki apa yang menjadi penyebab kejadian ini," ujarnya.  

Polisi mencatat ada 51 napi yang melarikan diri, dengan 12 di antaranya sudah berhasil ditangkap kembali. Sementara itu, 39 napi lainnya masih dalam pengejaran. Petugas kini memperketat pengawasan di berbagai titik, termasuk di pos perbatasan Lawe Pakam dan Rumah Bundar.  

"Kami telah mengerahkan tim untuk memburu napi yang masih kabur. Jika mereka tidak menyerahkan diri, kami akan mengambil tindakan tegas," ujar Kasatreskrim Polres Aceh Tenggara, Iptu Bagus Pribadi.  

Hingga kini, aparat masih menyelidiki apakah ada faktor kelalaian atau kemungkinan keterlibatan pihak tertentu dalam insiden ini. Warga pun diminta tetap waspada dan segera melapor jika melihat orang mencurigakan di sekitar lingkungan mereka.*