PORTALBANTEN – Grand Final Kang Nong Banten 2025 yang digelar di Hotel Horison, Kota Serang, tak hanya menjadi ajang adu bakat dan penampilan, tetapi juga menjadi ruang lahirnya duta muda yang akan membawa misi pembangunan, budaya, hingga investasi Banten ke tingkat nasional bahkan global (16/5).
Sebanyak 24 finalis dari berbagai kabupaten/kota di Banten telah melalui proses pembekalan dan karantina intensif sejak 14 Mei, mempelajari isu-isu strategis daerah seperti kepariwisataan, ekonomi kreatif, sejarah lokal, hingga penguatan peran pemuda dalam pembangunan.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, yang turut menjadi dewan juri dalam acara ini, menilai para peserta tak hanya tampil menawan, namun juga menunjukkan kapasitas intelektual dan wawasan yang kuat. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjembatani program pembangunan dengan semangat lokalitas dan inovasi.
“Mereka bukan hanya wajah Banten, tapi juga suara dan semangatnya,” ungkap Tinawati dalam sesi wawancara usai acara.
Selain Tinawati, dua juri lainnya adalah Kepala DPMPTSP Banten Virgojanti, serta Sekretaris Komisi III DPRD Banten Dede Rohana Putra, yang turut menilai potensi peserta sebagai representasi Banten yang siap tampil di panggung nasional.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Banten, Linda Rohyati Fatimah, menyebut peran Kang Nong ke depan akan lebih luas. Tidak hanya mendampingi acara seremonial, tapi juga aktif dalam promosi daerah, termasuk sektor budaya dan investasi.
Dalam kompetisi ini, Kang Nabil Adila dari Kabupaten Tangerang dan Nong Ratu Inayah dari Kota Cilegon keluar sebagai juara pertama, masing-masing membawa pulang hadiah uang tunai Rp10 juta, beasiswa S2 penuh, serta berbagai penghargaan lainnya.
Para finalis juga sebelumnya sempat berdialog langsung dengan Ketua TP PKK Banten di Gedung Negara, membuka ruang pertukaran ide serta motivasi untuk memperkuat kolaborasi antara pemuda dan pemerintah.
Lebih dari sekadar kompetisi, Kang Nong Banten 2025 membuktikan bahwa anak muda Banten siap menjadi wajah peradaban baru: penuh semangat, cerdas, dan berdaya saing global.*