PORTALBANTEN – Insiden kebakaran melanda sebuah rumah warga di Dusun Desakolot, Desa Margaharja, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis pada Kamis sore, 24 April 2025 sekitar pukul 17.30 WIB. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh kebocoran gas elpiji 3 kg yang menyambar saat proses memasak sedang berlangsung.

Kebakaran yang menghanguskan bagian dapur rumah milik Koko Damung (49) itu menyebabkan satu orang warga mengalami luka bakar cukup serius di bagian wajah dan kaki. Korban adalah saudara ipar pemilik rumah yang saat kejadian berusaha memberikan pertolongan.

Kepala Desa Margaharja, Warto, menjelaskan bahwa istri Koko tengah memasak ketika mencium bau gas yang menyengat dari tabung elpiji. Tak lama kemudian, api tiba-tiba menyambar dan menjalar cepat ke area dapur.

“Saat kejadian, istri pemilik rumah sedang memasak dan mencium bau gas. Api tiba-tiba menyambar dan menyebabkan luka pada saudara ipar pemilik rumah yang berada di lokasi,” ujar Warto saat dikonfirmasi pada Jumat pagi, 25 April 2025.

Dalam rumah tersebut diketahui tinggal empat orang, termasuk Koko dan istrinya. Beruntung api tidak menjalar ke seluruh bagian rumah, meski sempat menyebabkan kepanikan warga sekitar.

Petugas pemadam kebakaran dari Ciamis segera diterjunkan untuk memadamkan api. Proses pemadaman berlangsung cukup cepat berkat gotong royong warga sekitar yang turut membantu mengantisipasi agar api tidak meluas.

Hingga kini, korban luka bakar masih menjalani perawatan intensif di fasilitas medis setempat. Sementara pihak berwenang masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam penggunaan gas elpiji di rumah tangga, terutama terkait dengan kondisi regulator dan selang yang rawan bocor. Pemerintah desa mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa peralatan dapur dan segera melaporkan jika tercium bau gas demi menghindari kejadian serupa.*