PORTALBANTEN -- Sebuah insiden mengejutkan terjadi pada pukul 14.14 WIB ketika Kereta Purwojaya yang melayani rute Gambir-Kroya anjlok di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh, stasiun paling timur di Bekasi, Sabtu (25/10). Kejadian ini menyebabkan jalur hulu tidak dapat dilalui, memaksa semua kereta api untuk beroperasi melalui jalur hilir.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta telah mengonfirmasi bahwa kereta tersebut anjlok di km 56+1/2. Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa dua gerbong paling belakang dari rangkaian kereta mengalami anjlok. Namun, ia menegaskan bahwa tidak ada penumpang yang menjadi korban dalam insiden ini.
"Seluruh penumpang KA Purwojaya dalam kondisi aman dan akan kami pastikan tetap dapat melanjutkan perjalanan setelah proses penanganan selesai," kata Ixfan.
Lebih lanjut, Ixfan menambahkan bahwa KAI Daop 1 Jakarta telah mengambil langkah-langkah pengamanan di area emplasemen Kedunggedeh untuk memastikan tidak ada gangguan pada perjalanan kereta api lainnya. Saat ini, pemeriksaan teknis terhadap kondisi prasarana dan sarana sedang dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab pasti dari kejadian ini.
"Petugas di lapangan terus bekerja melakukan normalisasi agar perjalanan kereta api dapat segera kembali lancar," tutup Ixfan.*