PORTALBANTEN -- Aktor muda Krisjiana Baharudin, yang juga suami dari pedangdut Siti Badriah, baru-baru ini berbicara mengenai kakaknya, Reza Gladys, yang tengah terlibat dalam kontroversi dengan Nikita Mirzani. Krisjiana hadir untuk mendampingi Reza saat ia menjelaskan permasalahan yang dihadapinya dalam podcast Denny Sumargo.
Dalam kesempatan tersebut, Krisjiana mengungkapkan bahwa ia telah tinggal bersama Reza Gladys, yang memiliki nama lengkap Reza Gladys Prettyani Sari, sejak kecil. Ia menceritakan bagaimana perjalanan hidup sang kakak yang penuh liku-liku.
"Emang kakak aku (Reza Gladys) ini sempat kuliah kedokteran, dibiayain sama mama juga, yang menjadi mama aku juga setelah mama aku meninggal, waktu itu kita tinggal barengan sama-sama karena emang mama aku meninggal, aku nggak ada orang lain juga untuk aku menginap sama siapa pun, jadi cuma sama kakek dan nenek aku, dan disitulah ada teteh aku," kata Krisjiana.
Ia juga menambahkan bahwa Reza telah menghadapi berbagai masalah keluarga sejak lama. "Saat itu juga pas banget, mama papanya (orangtua Reza Gladys) baru saja bercerai, dan mamanya bangkrut jadi kaya mungkin semua masalah masuk," ujarnya.
Krisjiana menjelaskan bahwa kondisi kesehatan mental ibu Reza Gladys semakin memburuk sejak saat itu. "Jadi mama agak depresi, mamanya dokter Reza agak depresi, dan sampai sekarang pun, itu sudah berlangsung dari aku SMP dan Teh Eza masih kuliah," paparnya.
Ia menyaksikan sendiri bagaimana Reza berjuang untuk menjadi seorang dokter di tengah kesulitan. "Dan aku nyaksiin sendiri, gimana Teteh berjuang buat jadi dokter, masalah biaya segala macem, karena mama tiba-tiba bangkrut, dari mama yang bener-bener naik, semua dia punya, sampai bener-bener abis semuanya, karena emang bangkrut banget," ujarnya.
Meskipun tinggal serumah, Krisjiana mengaku tidak pernah berani menanyakan detail tentang masalah yang dihadapi Reza. "Aku pun meskipun adiknya dokter Reza, kita dari kecil bareng-bareng, aku selalu segen sama apa yang Teteh aku derita saat itu, aku nggak bisa buat tanya, aku nggak berani buat mau tahu kaya gimana, karena menurut aku bukan kapasitas aku buat tahu," tandasnya.
Ia menjelaskan alasannya mengapa tidak ingin mengganggu Reza dengan pertanyaan-pertanyaan sulit. "Karena aku takut, Teteh tuh orangnya enggak bisa sama kekerasan, sangat enggak bisa, sangat enggak bisa," jelasnya.
"Belum lagi dari kecil kita bareng-bareng berdua tanpa orangtua," imbuhnya.