PORTALBANTEN -- Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 26 dari Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor baru saja menyelesaikan serangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang menarik di Kampung Sinarjaya. Pada Jumat (18/8/2025), mereka menggelar edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SDN Sinarjaya dan seminar gizi balita untuk para ibu di Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng.
Kegiatan pertama dimulai di SDN Sinarjaya pada pukul 08.00–10.00 WIB. Di sini, mahasiswa KKM memberikan pelatihan tentang cara mencuci tangan yang benar dan teknik menyikat gigi yang tepat. Tak hanya itu, mereka juga memperkenalkan inovasi wastafel galon kreatif untuk memudahkan siswa membiasakan diri mencuci tangan di lingkungan sekolah.
Antusiasme para siswa sangat terlihat saat mereka langsung mempraktikkan langkah-langkah menjaga kebersihan diri. Ridwan, ketua kelompok KKM 26, menjelaskan tujuan dari kegiatan ini.
"Kami ingin anak-anak terbiasa menjaga kebersihan, baik mencuci tangan maupun menyikat gigi. Harapannya, dengan pembiasaan kecil seperti ini, mereka bisa tumbuh menjadi generasi yang sehat," kata Ridwan.
Setelah sesi di sekolah, kegiatan dilanjutkan pada pukul 13.30–14.20 WIB di Mushola Kampung Sinarjaya. Di sini, mahasiswa menyelenggarakan seminar tentang pengenalan pangan sehat khusus untuk ibu-ibu yang memiliki balita berusia 6–12 bulan. Materi yang disampaikan mencakup pemilihan makanan bergizi hingga cara menyusun Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang bayi.
Eti Nurhayati, salah satu peserta seminar, mengungkapkan rasa senangnya mengikuti kegiatan ini. "Materinya sangat bermanfaat, terutama tentang makanan sehat untuk bayi. Kami jadi lebih paham bagaimana memilih bahan makanan yang tepat," tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Kelompok KKM 26 Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola hidup bersih serta pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak.*