PORTALBANTEN -- Di tengah hiruk-pikuk Jakarta Utara, seorang pemuda berusia 20 tahun bernama Tri Krisna Mukti telah mencuri perhatian sebagai Ketua RW 02 Pademangan Barat. Dengan semangat yang membara, Krisna mengungkapkan ambisinya untuk terjun ke dunia politik dan bercita-cita menjadi anggota dewan di masa depan.

"Saya sebenarnya sih ingin naik menjadi anggota dewan, kalau bisa. Ini merupakan langkah awal saya jadi RW, mencari relasi, memberikan bukti nyata agar ke depannya bisa naik," kata Krisna, Senin (13/6/2025).

Bagi Krisna, jabatan Ketua RW bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan pijakan awal untuk mewujudkan impian besarnya. Ia merasa semakin termotivasi setelah menyaksikan berbagai permasalahan di lingkungan sekitarnya, seperti saluran air yang tersumbat dan remaja yang sering berkumpul hingga larut malam.

Krisna juga mengungkapkan sosok pemimpin yang menginspirasinya. Salah satu tokoh yang ia idolakan adalah Camat Pademangan, Didit Mulyadi, yang akrab disapa KDM. "Saya berterima kasih kepada bapak KDM kita, bapak camat, Kang Didit Mulyadi. Beliau sangat cepat menanggapi keluhan warga kami. Dukungan beliau luar biasa, saya merasa didorong untuk terus membuat gebrakan-gebrakan baru," ungkapnya.

Selain Camat Didit, Krisna juga mengagumi sejumlah tokoh lainnya, termasuk Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat, yang menurutnya memberikan motivasi besar dalam pengabdian kepada masyarakat.

Sejak terpilih pada Mei 2025, Krisna harus menghadapi skeptisisme dari beberapa warga yang meragukan kemampuannya. "Memang ada simpang siur saya mendengar bahwasannya, oh (ketua) RW muda nih, apa sih lu anak baru lahir, anak kemarin sore," ungkapnya. Namun, Krisna bertekad untuk membuktikan kemampuannya melalui program-program yang akan diluncurkan.

Awalnya, Krisna tidak berniat untuk mencalonkan diri sebagai ketua RW. Namun, dorongan dari keluarga dan warga yang menginginkan perubahan setelah satu dekade kepemimpinan sebelumnya membuatnya tergerak untuk mencoba. Kini, ia memimpin 11 ketua RT, banyak di antaranya adalah orang yang lebih tua darinya. Krisna pun harus beradaptasi dan berdiplomasi agar semua pihak dapat bersatu.

"Saya memberanikan diri aja dan menyatukan pikiran dengan mereka yang lebih tua, bertukar pikiran. Apa aja sih keluhan mereka sebagai RT selama ini, itu yang akan kami tampung dan akan kami jadikan program ke depannya," jelasnya.

Di bawah kepemimpinannya, RW 02 Pademangan Barat kini memiliki dua program unggulan: Posyandu Remaja dan pembatasan jam malam. Posyandu Remaja berfokus pada kesehatan fisik dan mental anak muda, termasuk pengecekan kesehatan dan kerja sama dengan BNNP DKI untuk tes urin. Sementara itu, aturan pembatasan jam malam diterapkan untuk mencegah tawuran di kalangan remaja.