PORTALBANTEN – Di balik seremoni kelulusan angkatan ke-20 SMA Indocement yang digelar megah di Gedung Assalam, Selasa (24/6/2025) tersimpan filosofi mendalam tentang pendidikan. Bagi sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Indocement Tunggal Prakarsa ini, wisuda bukan sekadar pelepasan siswa, tapi bukti keberhasilan membentuk manusia utuh, cerdas, berkarakter, dan siap menapaki tantangan zaman.

Sebanyak 178 siswa kelas XII resmi dilepas dengan tema “Educated to Lead, Empowered to Succeed, From Simple to Be Incredible.” Tema ini bukan hanya slogan, tapi cerminan proses pendidikan yang mengutamakan penguatan karakter, pemahaman diri, dan pemberdayaan potensi individu.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Adam Maulana, ST menekankan pentingnya pendidikan yang tidak hanya mengasah otak, tetapi juga hati dan mental.

“Kami memulai dari pemetaan gaya belajar melalui tes psikometri, memfasilitasi pembelajaran personal, serta menguatkan sisi spiritual dan sosial siswa lewat kegiatan keagamaan dan kesepakatan kelas. Semua itu menjadi pondasi agar mereka siap menghadapi dunia setelah sekolah,” ungkapnya.

Hasilnya bukan main: 42 siswa lolos ke PTN pilihan, sementara yang lainnya siap menapaki jalur karier, wirausaha, dan kampus swasta ternama.

Wakil Kepala Sekolah, Anny Maryati, S.Pd, dalam wawancara menyampaikan pesan menyentuh: “Wisuda memang panggung keberhasilan, tapi proses tiga tahun penuh perjuangan itulah yang lebih berharga. Jangan nilai anak hanya dari ranking, karena setiap anak berjuang dengan cara dan kapasitasnya sendiri.”

Pernyataan ini menegaskan bahwa SMA Indocement menempatkan perjalanan belajar sebagai hal utama, bukan sekadar hasil akhir.

Ketua Panitia Wisuda, Desra Reifka Rhaudia, S.Pd, menyampaikan bahwa siswa Indocement telah ditempa untuk menjadi pribadi siap hidup.

“Dari kegiatan ‘Goes to Campus’, ‘Sehari Jadi Mahasiswa’, public speaking, hingga karya tulis ilmiah dan tes TOEFL — kami membekali mereka bukan hanya agar lulus, tapi juga siap menjawab tantangan dunia nyata.”