PORTALBANTEN -- M. Zarhan Fahrezi, yang lebih dikenal dengan sapaan Enzi, kini tengah menjadi sorotan di dunia sepak bola Indonesia. Pemain yang lahir pada 2 Oktober 2006 ini memperkuat klub legendaris PSMS Medan dalam kompetisi Liga 2 Indonesia.
Sejak kecil, Enzi sudah memiliki kedekatan yang kuat dengan dunia sepak bola. Putra dari Daden Suryadarma ini memulai kariernya di klub lokal PSB Bogor, di mana ia belajar dasar-dasar sepak bola, mengasah keterampilan teknis, dan membangun mental bertanding. Ia bahkan pernah memperkuat PSB dalam ajang Suratin U-17.
Karier Enzi terus menanjak. Sebelum bergabung dengan PSMS Medan, ia sempat membela Ereight FC, yang menjadi langkah penting menuju level profesional. Bakatnya yang menonjol menarik perhatian pemandu bakat dan membuka jalan menuju klub besar di Liga 2.
Bermain di level profesional pada usia yang masih muda bukanlah hal yang mudah. Namun, Enzi dikenal memiliki semangat juang yang tinggi, disiplin, dan tekad yang kuat untuk terus berkembang. Ia berkomitmen untuk memberikan kontribusi maksimal bagi PSMS Medan, sambil mengejar impian untuk suatu hari membela tim nasional Indonesia.
Bagi Daden Suryadarma, pencapaian putranya adalah kebanggaan tersendiri. “Teruslah berlatih, disiplin mengikuti arahan pelatih, dan jaga kesehatan. Jadilah pribadi yang baik,” pesan Daden kepada Enzi. Ia berharap kelak putranya dapat mengenakan jersey merah putih dan menjadi kebanggaan bagi keluarga serta Kota Bogor.
Kisah Enzi menjadi inspirasi bagi generasi muda di Bogor dan seluruh Indonesia. Dari lapangan kampung, dengan kerja keras, konsistensi, dan dukungan keluarga, ia membuktikan bahwa mimpi untuk menjadi pesepak bola profesional dapat terwujud. Dengan usia yang masih sangat muda, perjalanan panjang dan peluang besar terbentang di hadapannya.*