PORTALBANTEN -- Aktris berbakat Marshanda baru saja menyelesaikan perannya dalam film terbaru berjudul La Tahzan: Cinta, Dosa, Luka. Dalam film ini, ia berperan sebagai Alina, seorang istri yang dikhianati oleh suaminya, Reza, yang diperankan oleh Deva Mahendra.

Memerankan karakter yang penuh emosi dan tantangan ini, Marshanda mengaku mengalami kesulitan. Ia tidak memiliki pengalaman pribadi yang serupa dengan Alina, sehingga ia banyak berdiskusi dengan orang-orang yang pernah mengalami situasi yang sama.

"Karena aku dalam hidupku tuh nggak pernah mengalami apa yang Alina alami jadi aku banyak belajar dari orang-orang yang aku tanya langsung gimana yang mengalami dengan experience sama gitu ya," kata Marshanda di Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Selama proses riset, Marshanda terkejut menemukan banyak perempuan yang mengalami pengalaman serupa. Ia berharap film ini dapat menarik perhatian penonton Indonesia dan membuka diskusi tentang isu yang sering kali dianggap tabu.

"Dan yang bikin kaget ternyata banyak banget perempuan yang mengalami apa yang Alina alami, tapi kaya kata masa Hanung mereka bungkam. Padahal itu jadi masa lalu mereka atau sedang terjadi atau sudah lewat tapi mereka memilih buat nggak cerita karena mereka malu, karena kaya ada rasa kayanya aib gitu," sambungnya.

Untuk mendalami perannya, Marshanda melakukan banyak diskusi dengan rekan-rekannya di film serta sutradara Hanung Bramantyo. Ia mengakui bahwa proses ini sangat menguras energi dan emosi.

"Kesulitan," ujar Marshanda sambil tertawa. "Iya dari research itu aku banyak take notes, banyak catatan, tanya sama mas Hanung, ngobrol-ngobrol sama para cast yang lain, sama banyak pokoknya riset dan belajar banget lah," tambahnya.

Karakter Alina yang berat membuat Marshanda merasa perlu melakukan journaling untuk melepaskan diri dari peran tersebut. "Bukan baper sih lebih kayak wow yang dialami Alina super menguras segala macam dan itu kan titik terendah Alina pertama kali," ujarnya.

"Iya, jadi aku ada journaling, teknik visualisasi yang aku lakukan supaya aku melepaskan karakter Alina dan menjadi Andriani Marshanda, jadi Caca dan itu penting banget karena kalau nggak akan kebawa ke real life sifatnya dan kebiasaan," sambungnya.