PORTALBANTEN – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025 di Kota Pematangsiantar berlangsung meriah dan sarat makna. Ribuan buruh dari 18 serikat pekerja berkumpul di Lapangan H Adam Malik, Kamis (1/5/2025), menyuarakan harapan peningkatan kesejahteraan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan pengusaha.

Mengusung tema “Merajut Kebersamaan untuk Peningkatan Kesejahteraan Pekerja dan Produktivitas Nasional”, acara ini dimeriahkan dengan pawai akbar, pemberian santunan sosial, tali asih kepada perwakilan serikat pekerja, hiburan rakyat, dan pembagian lucky draw.

Ketua Panitia May Day, Robert Sitanggang yang juga Kepala Dinas Tenaga Kerja Siantar, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi simbol keharmonisan hubungan industrial. “Kami ingin memperkuat iklim kerja yang sehat, adil, dan saling menguntungkan,” ujarnya.

Dalam pernyataan sikap bersama, para serikat buruh mengusulkan optimalisasi pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai dan Tembakau sesuai PMK No. 16 Tahun 2025. Dana ini dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas buruh melalui pelatihan, pendampingan hukum, hingga penguatan organisasi pekerja.

Selain itu, serikat buruh mendesak Pemko Siantar membentuk Perda tentang Hubungan Industrial dan membentuk Satuan Tugas PHK sebagai langkah preventif atas konflik ketenagakerjaan.

Mewakili DPRD Siantar, Alfonso Sinaga menekankan pentingnya peningkatan literasi digital buruh dan kehadiran investor baru guna membuka lapangan kerja yang lebih luas. “Buruh harus adaptif dan siap bersaing secara global,” katanya.

Sementara itu, Walikota Siantar melalui staf ahli, Happy Oikumenis Daily, mengajak buruh bersiap menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, perang dagang, dan revolusi teknologi. “Peningkatan kompetensi dan daya saing menjadi kunci menghadapi masa depan,” pesannya.

Peringatan May Day juga menjadi ajang edukasi sejarah perjuangan buruh, mulai dari gerakan buruh di Chicago 1886, hingga perjuangan buruh Indonesia yang berujung pada penetapan 1 Mei sebagai hari libur nasional sejak 2013.

Kegiatan ini turut dihadiri Forkopimda, perwakilan TNI-Polri, APINDO, perbankan, BUMN/BUMD, serta kalangan pengusaha, menandai semangat sinergi yang semakin kuat dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif dan berkeadilan di Kota Siantar.*

R
Penulis: R Aditya
×