PORTAL BANTEN - Siapa sangka, Naura Ayu, putri sulung Nola B3, ingin bersekolah di usia dua tahun? Keinginan Naura yang terinspirasi oleh anak tetangganya ini, membuat Nola dan suami, Baldy Mulya Putra, mengalami dilema. Bagaimana mereka menghadapi tantangan ini? Bagaimana pula Nola menerapkan filosofi mendampingi anak dalam menentukan pilihan pendidikan?
"Mengkomunikasikan dan melibatkan anak dalam memilih apa yang terbaik untuk mereka, termasuk saat mulai sekolah PAUD, adalah cara yang terbaik," ujar Nola, dalam keterangan tertulis, Jumat (13/6/2025).
Awalnya, Nola sempat ragu. Ia merasa Naura masih butuh banyak interaksi dengan orang tua. Bayangan kegiatan akademik yang terlalu berat untuk usia Naura pun menghantuinya.
"Saya dan suami juga baru jadi orang tua, belum paham konsep sekolah untuk anak usia dua tahun," ujar Nola.
Namun, keinginan Naura yang kuat membuat Nola dan Baldy melakukan survei ke beberapa PAUD. Mereka tak hanya meninjau fasilitas, namun juga melibatkan Naura dalam proses pemilihan.
"Saat itu pilihannya, selain dekat dengan rumah, jam belajar, aktivitas, dan teman-temannya yang Naura bisa mengikuti," tutur Nola.
Nola menegaskan, keputusan akhir tetap ada di tangan Naura. Ia memilih PAUD yang sesuai dengan karakternya, dan mampu merangsang kreativitas serta kecerdasannya.
"Alhamdulillah aku menemukan sekolah yang pengajarannya cocok," kata Nola.
Pengalaman Nola ini menjadi bukti pentingnya peran orang tua dalam mendukung minat dan bakat anak sejak usia dini. Dengan pendekatan yang tepat, anak dapat berkembang optimal dan mencapai potensi terbaiknya.*