PORTAL BANTEN - Tangerang Selatan menjadi saksi kebahagiaan saat Paguyuban Djati Poerbadjati merayakan ulang tahun yang kedua. Dalam suasana penuh kehangatan, acara potong tumpeng dan doa bersama dihadiri oleh keluarga besar Haji Sidik bin Haji Ibrohim serta anggota paguyuban dari berbagai daerah.
Paguyuban Djati Poerbadjati didirikan sebagai sarana untuk memperkuat silaturahmi antar anggotanya. Sejak awal, mereka berkomitmen untuk menjaga nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong dalam masyarakat.
Acara dimulai dengan potong tumpeng yang dilakukan oleh Haji Sidik, sebagai ungkapan syukur atas perjalanan dua tahun yang telah dilalui. Tumpeng yang dihias indah ini melambangkan harapan dan doa untuk keberkahan bagi seluruh anggota paguyuban.
Setelah potong tumpeng, acara dilanjutkan dengan doa bersama. Semua anggota berkumpul dalam satu lingkaran, mengangkat tangan dan memanjatkan doa untuk keselamatan dan kesuksesan paguyuban di masa depan.
“Kekompakan dan saling mendukung antar anggota sangatlah penting,” kata Haji Sidik dalam sambutannya (17/6). Ia berharap paguyuban ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Partisipasi anggota juga menjadi sorotan dalam acara ini. Beberapa di antaranya menampilkan kesenian tradisional, seperti tari daerah dan musik, yang menambah suasana meriah.
Kebersamaan yang terjalin dalam paguyuban ini bukan hanya sekadar hubungan sosial, tetapi juga menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan. Setiap anggota saling mendukung dan berbagi pengalaman, menciptakan ikatan yang kuat.
Dengan semangat baru, anggota Paguyuban Djati Poerbadjati berharap dapat mengadakan lebih banyak kegiatan positif di masa depan. Mereka ingin menjadikan paguyuban ini sebagai contoh bagi komunitas lain dalam menjaga tradisi dan kebersamaan.
Selama dua tahun ini, banyak pengalaman berharga yang telah dilalui. Dari kegiatan sosial hingga acara budaya, setiap momen menjadi pelajaran berharga bagi semua anggota.