PORTAL BANTEN - Pendiri Telegram, Panel Durov, kini menjadi perbincangan hangat setelah mengumumkan bahwa ia akan membagikan warisan sebesar Rp227 triliun kepada 100 anaknya. Menariknya, semua anak tersebut merupakan hasil dari donasi spermanya.
Pria kelahiran Rusia pada 10 Oktober 1984 ini mengungkapkan bahwa ia ingin memastikan semua anaknya mendapatkan hak yang sama atas warisan tersebut. "Aku tidak ingin anak-anakku berebut warisan setelah aku meninggal nanti," ungkap Durov.
Durov, yang telah aktif mendonasikan spermanya selama 15 tahun terakhir, menyatakan bahwa ia telah menghasilkan setidaknya 100 bayi dari 12 negara. Namun, anak-anaknya baru bisa mengakses warisan tersebut setelah 30 tahun ke depan.
"Aku mau mereka hidup seperti orang biasa, membangun diri mereka sendiri, belajar mempercayai diri mereka sendiri dan bisa menciptakan sesuatu tanpa bergantung pada rekening bank," tambahnya.
Dalam kehidupannya, Durov diketahui memiliki enam anak dari tiga pasangan yang berbeda. Ia menegaskan bahwa tidak akan ada perbedaan perlakuan antara anak-anaknya yang lahir secara alami dan yang melalui donasi sperma. "Saya tidak membedakan anak-anak saya. Baik yang lahir secara alami maupun melalui donasi sperma, mereka semua darah daging saya dan berhak atas bagian yang sama. Saya tidak ingin mereka saling berebut warisan setelah saya tiada," jelasnya.*