PORTALBANTEN – Dalam langkah nyata untuk memperkuat pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menunjukkan komitmennya dengan melantik 247 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu tahap II. Acara yang berlangsung di Gedung Tegar Beriman pada Kamis (2/10) ini dipimpin langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Pelantikan ini tidak hanya mencakup pengangkatan PPPK, tetapi juga melibatkan 4 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diangkat menjadi PNS, serta penyerahan Surat Keputusan (SK) untuk 4 CPNS baru. Dalam acara tersebut, hadir pula Wakil Bupati Bogor, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, anggota DPRD Kabupaten Bogor, tokoh agama, serta kepala perangkat daerah dan camat.

Sementara itu, untuk PPPK paruh waktu, Pemkab Bogor masih menunggu proses administratif yang sedang berlangsung di Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kepala BKPSDM Kabupaten Bogor, Yunita Mustika Putri, menjelaskan bahwa saat ini terdapat 9.756 calon PPPK yang sedang dalam proses pemutakhiran data di BKN.

"Proses updating data ini mencakup perbaikan administrasi seperti pendidikan, tanggal lahir, dan data lainnya. Kami belum bisa memastikan kapan mereka akan dilantik, karena keputusan final ada di BKN Pusat," ungkap Yunita.

Ia menambahkan bahwa penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) menjadi kunci utama dalam tahapan pelantikan. Pemkab Bogor menargetkan setidaknya setengah dari jumlah yang sedang diproses dapat segera dilantik, bergantung pada jumlah NIP yang diterbitkan oleh BKN.

Bupati Rudy menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari komitmen Pemkab Bogor untuk menghadirkan birokrasi yang lebih profesional dan akuntabel. Kejelasan status kepegawaian para ASN ini diharapkan mampu meningkatkan semangat kerja serta memperkuat pelayanan publik di berbagai lini pemerintahan.

Dengan pelantikan ini, diharapkan para PPPK dan PNS baru dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi terbaiknya dalam pembangunan daerah, khususnya dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat Kabupaten Bogor.*