PORTALBANTEN -- Rabu (13/8) di Gedung Serbaguna I Setda Cibinong, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mewakili Bupati Bogor, menghadiri pengukuhan pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Bogor untuk masa bakti 2025 – 2030. Dalam kesempatan tersebut, Ajat menyampaikan harapannya agar PWRI dapat menjadi jalan kebaikan bagi seluruh anggotanya.
PWRI merupakan organisasi yang terdiri dari pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di seluruh Indonesia, dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan anggota dan keluarganya. Selain itu, PWRI juga berperan aktif dalam memberikan masukan kepada pemerintah serta berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.
Acara ini dihadiri oleh Ketua PWRI Provinsi Jawa Barat, para penasehat PWRI Kabupaten Bogor, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor. Ajat Rochmat Jatnika, dalam menyampaikan pesan Bupati Bogor, berharap agar PWRI dapat memperkuat diri, keluarga, dan para pensiunan.
“Setiap detik, setiap jam, setiap hari, setiap minggunya, bahkan mungkin setiap tahun ke tahun, selama kepengurusan yang baru lima tahun kedepan, PWRI bisa membawa kebaikan,” kata Ajat.
Ajat juga menekankan pentingnya mensyukuri nikmat sehat dan panjang umur, serta berharap dengan berorganisasi, para pensiunan dapat mengasah pikiran dan hati, serta mengisi hari-hari mereka dengan hal-hal positif.
“Saya dukung sekali apa yang dilakukan oleh PWRI kedepan, semoga PWRI kedepan bisa terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor,” ujar Ajat.
Ia menambahkan bahwa Kabupaten Bogor akan memiliki masjid besar dan representatif di area Stadion Pakansari, dan PWRI sangat dipersilakan untuk menggunakannya dalam kegiatan pengajian.
Ketua PWRI Kabupaten Bogor, H.S.Dedi Budiman, menyatakan bahwa pensiunan adalah babak baru untuk mengabdi lebih luas kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberadaan PWRI diharapkan dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi anggotanya, tetapi juga bagi masyarakat umum.
“Semoga keberadaan PWRI bisa bermanfaat bagi anggotanya dan juga masyarakat, karena saya yakin niat kita adalah beribadah, untuk mengisi sisa hidup agar bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Bogor,” ungkap Dedi.*