PORTALBANTEN – Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini tak sekadar menjadi momen reflektif bagi Pemerintah Kabupaten Bogor, tetapi juga momentum strategis untuk menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi pembangunan daerah yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dalam upacara yang digelar di Taman Makam Pahlawan Pondok Rajeg, Senin (2/6/2025), menegaskan bahwa semangat gotong royong, keadilan sosial, dan persatuan yang terkandung dalam Pancasila harus menjadi energi utama dalam membangun Kabupaten Bogor.

“Pancasila bukan hanya milik masa lalu. Ia adalah panduan masa depan kita. Dari sila keadilan sosial hingga musyawarah mufakat—semuanya relevan untuk mendorong pembangunan yang berakar dari nilai-nilai luhur bangsa,” ujar Rudy dalam sambutannya.

Upacara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Wakil Bupati, unsur Forkopimda, Ketua DPRD, serta para pejabat struktural Pemkab Bogor. Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan ziarah dan tabur bunga sebagai penghormatan atas jasa para pahlawan.

Di tengah tantangan pembangunan daerah seperti urbanisasi, ketimpangan sosial, dan kerusakan lingkungan, Rudy menekankan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila sangat penting dalam merumuskan kebijakan yang pro-rakyat dan berkeadilan.

“Kita sedang membangun infrastruktur, ekonomi, dan SDM di Kabupaten Bogor. Tapi semua itu harus punya ruh. Dan ruhnya adalah Pancasila,” ucapnya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintah, pelaku usaha, hingga komunitas masyarakat untuk menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai tonggak integrasi moral dan kebijakan publik.

Tak lupa, Rudy menyampaikan harapan besar kepada generasi muda sebagai pelanjut estafet kepemimpinan dan pembangunan daerah.

“Saya ingin anak-anak muda Bogor tak hanya bangga menjadi warga negara, tapi juga aktif menciptakan perubahan—mulai dari menjaga lingkungan, mendukung produk lokal, hingga terlibat dalam kegiatan sosial,” tambahnya.