PORTALBANTEN -- Suasana penuh keceriaan menyelimuti Villa Mutiara RW 12, Kelurahan Mekar Wangi, Kecamatan Tanah Sareal, pada Sabtu (4/10/2025). Warga setempat menggelar Pesta Rakyat dan Bazar UMKM, sebuah inisiatif yang diusung oleh Ketua RW 12 bersama pengurus RT, Karang Taruna, kader PKK, serta tokoh agama dan budaya.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini tidak hanya menghadirkan produk unggulan pelaku UMKM lokal, tetapi juga semangat kebersamaan yang menggetarkan. Beragam produk mulai dari kuliner khas Bogor, kerajinan tangan, hingga inovasi kreatif masyarakat dipamerkan dalam stan bazar.

Di antara keramaian, hadir pula Kepala UPTD Metrologi Kota Bogor, Deden Marlina, yang mewakili Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Dinkukmdagin) Kota Bogor, serta Anggota DPRD Kota Bogor, Safrudin Bima dari Fraksi PAN.

Dalam sambutannya, Deden Marlina mengungkapkan, "Kami sangat mengapresiasi semangat warga Villa Mutiara yang menghadirkan kegiatan positif seperti ini. Selain memperkuat perekonomian masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi pelaku usaha agar memahami pentingnya takaran dan ukuran yang tepat dalam perdagangan," kata Deden.

Menjelang siang, sekitar pukul 11.30 WIB, Wali Kota Bogor, Dedi Rahim, juga hadir untuk meninjau lokasi bazar. Kehadirannya disambut hangat oleh warga dan panitia. Dalam kunjungannya, Wali Kota didampingi oleh Kepala UPTD Metrologi, Lurah Mekar Wangi, Camat Tanah Sareal, serta Ketua RW 12.

Wali Kota Dedi Rahim menyatakan, "Kegiatan seperti ini bukan hanya memperkuat ekonomi warga, tapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga. Pemerintah Kota tentu mendukung penuh kegiatan positif semacam ini," ujarnya.

Pesta rakyat yang berlangsung hingga sore hari ini ditutup dengan hiburan rakyat dan ramah-tamah antarwarga, mencerminkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial masyarakat Villa Mutiara RW 12. Melalui kegiatan ini, warga Mekar Wangi berhasil membuktikan bahwa gotong royong dan kolaborasi masyarakat dapat menjadi motor penggerak utama dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat akar rumput.*