PORTAL BANTEN - Gelombang botol kaca pecah memekakkan telinga digilas mobil mesin giling, menggema di halaman Mapolresta Bogor Kota. Bukan denting riang pesta, melainkan simfoni pemusnahan yang menandai babak baru perang melawan peredaran minuman keras (miras). Sebanyak 17 ribu botol miras berbagai merek, plus 127 dirigen ciu, dilumatkan tanpa ampun, Selasa (8/7), menjadi saksi bisu komitmen aparat dalam menjaga Kota Bogor tetap aman dan nyaman.
Aksi ini bukan sekadar seremonial belaka. Lebih dari itu, ini adalah deklarasi bahwa tindakan preventif membuahkan hasil nyata. Bayangkan, berapa banyak potensi kejahatan yang berhasil dicegah dengan menghancurkan ribuan botol berisi malapetaka itu?
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo, menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, dan masyarakat adalah kunci utama dalam menjaga keamanan.
"Selama tiga bulan terakhir, kami berhasil mengamankan miras dari berbagai merek, termasuk produk rumahan yang berasal dari wilayah Kabupaten Bogor, khususnya Ciluar. Hari ini, sebanyak 17 ribu botol miras dan 127 dirigen ciu kami musnahkan," kata Kombes Pol Eko Prasetyo.
Kombes Pol Eko Prasetyo juga menggarisbawahi korelasi erat antara konsumsi miras dan tindak kriminal, terutama di kalangan remaja. Miras seringkali menjadi pemicu tindakan impulsif dan hilangnya akal sehat.
"Banyak kasus kriminal yang dilakukan remaja bermula dari konsumsi miras. Kami bersyukur, angka kriminalitas di Kota Bogor berhasil ditekan hingga 40 persen. Operasi miras akan terus digelar setiap malam demi menjaga Kota Bogor tetap aman dan nyaman," tegasnya.
Dalam operasi tersebut, polisi tidak hanya menyita barang bukti, tetapi juga mengamankan empat orang pelaku, termasuk seorang produsen miras rumahan yang kini berstatus tersangka. Ketegasan ini adalah sinyal jelas bagi para pengedar: tidak ada ruang aman bagi kalian di Kota Bogor.
"Kami mengajak masyarakat untuk berani melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas peredaran miras di lingkungan sekitar," imbuh Kombes Pol Eko Prasetyo.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, memberikan apresiasi setinggi langit atas langkah konkret Polresta Bogor Kota dalam memberantas peredaran miras.