PORTALBANTEN - Upaya memperkuat pelayanan berbasis masyarakat di Banten terus dilakukan. Salah satunya terlihat dalam kunjungan Ketua Pembina Posyandu Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, ke Posyandu Kenanga 10 Sentra Sawah, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Senin (28/4/2025).
Kunjungan ini merupakan bagian dari langkah serius menjadikan Posyandu Kenanga 10 sebagai proyek percontohan penerapan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tingkat nasional. Fokus pembinaan meliputi sektor Pendidikan, Kesehatan, Perumahan Rakyat, Pekerjaan Umum, Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, serta Sosial.
Tinawati Andra Soni menekankan pentingnya peran kader Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kepada masyarakat. Ia berdialog langsung dengan kader untuk menggali persoalan di lapangan sekaligus memastikan standar layanan berjalan sesuai target.
"Kehadiran kader-kader ini menjadi ujung tombak keberhasilan enam bidang SPM. Kita harus memperkuat kualitas layanan mereka, karena dari sinilah wajah pelayanan masyarakat kita dinilai," ujar Tinawati.
Dalam dialog, sejumlah kendala terungkap, termasuk masalah ketersediaan air bersih, sanitasi, serta kebutuhan sarana pendukung di lingkungan Posyandu. Tinawati memastikan seluruh masukan tersebut akan menjadi perhatian khusus dalam proses perbaikan infrastruktur pelayanan di Lebak.
"Lebak kita dorong sebagai daerah percontohan. Ini bukan hanya soal memenuhi target, tapi juga memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar," tambahnya.
Kunjungan ini mendapatkan sambutan hangat dari Kepala Kelurahan Rangkasbitung Barat, Siswidi Yatnila, yang mengapresiasi perhatian Pemprov Banten terhadap penguatan pelayanan di akar rumput. Siswidi berharap dukungan pemerintah mampu mempercepat perbaikan sarana seperti air bersih, jamban sehat, hingga fasilitas umum lain di Posyandu.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Camat Rangkasbitung Zakaria Hartanto serta kader Posyandu dari 10 kelurahan di wilayah Rangkasbitung Barat. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh semangat dan optimisme untuk membawa Posyandu Kenanga 10 menjadi representasi pelayanan masyarakat yang membanggakan.
Dengan sinergi antara pemerintah provinsi, kecamatan, kelurahan, dan para kader, diharapkan Posyandu Kenanga 10 dapat menjadi contoh nasional dalam mewujudkan pelayanan publik yang inklusif dan berkualitas.*