PORTALBANTEN — Aktivitas memancing atau menangkap ikan di sungai ataupun situ memang sudah jadi kebiasaan sebagian warga. Namun di balik tradisi tersebut, masih minim perhatian terhadap faktor keselamatan. Sabtu (19/4/2025), seorang remaja bernama Angga (23), warga Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sindang Jaya, tewas tenggelam saat mencari ikan di Situ Pondok Sindang Jaya.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Angga bersama beberapa temannya mencari ikan, alih-alih ingin dapat hasil ia berenang ke tengah situ tanpa perlengkapan keselamatan. Naas, Angga diduga tidak bisa berenang dan akhirnya tenggelam di perairan yang cukup dalam.

“Korban sempat berenang ke tengah, tapi ternyata tidak bisa berenang. Saat di tengah, korban tenggelam,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ujat Sudradjat.

Petugas BPBD menerima laporan dari warga dan segera melakukan pencarian di lokasi menggunakan perahu karet. Kondisi kedalaman danau sempat menyulitkan upaya pencarian. Setelah berjibaku sekitar tiga jam, jenazah Angga akhirnya ditemukan pukul 12.30 WIB dan dievakuasi ke daratan.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus tenggelamnya warga saat beraktivitas di perairan umum yang tidak dilengkapi fasilitas pengamanan. Situ-situ di kawasan Kabupaten Tangerang masih minim papan peringatan, tali pengaman, maupun pos pengawas. Aktivitas warga kerap dibiarkan tanpa kontrol keamanan.

Kerumunan warga sekitar saat evakuasi

“Ini jadi catatan penting bagi kami ke depan, bagaimana upaya mitigasi di kawasan perairan umum agar warga lebih waspada dan tidak berenang sembarangan,” ungkap Ujat.

Angga hanyalah satu dari sekian korban yang terjebak dalam situasi serupa karena minimnya kesadaran akan risiko aktivitas di perairan terbuka. Pihak BPBD dan pemerintah setempat diharapkan dapat memperketat pengawasan serta memasang papan larangan berenang demi mencegah kejadian serupa terulang.

Setelah proses evakuasi, jenazah Angga langsung dibawa menggunakan ambulans ke rumah duka untuk dimakamkan.