PORTAL BANTEN - Ketidakhadiran Reza Gladys dalam beberapa sidang yang melibatkan Nikita Mirzani menjadi sorotan publik. Terbaru, dokter kecantikan ini absen dari sidang mediasi yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Alasan di balik ketidakhadiran Reza ternyata cukup mengejutkan. Timnya mengungkapkan kekecewaan mendalam karena merasa dipermainkan oleh ketidaktepatan waktu dari pihak lawan.

Kuasa hukum Reza, Robert Par Uhum, tidak segan-segan menyatakan kegeramannya. Ia menegaskan bahwa timnya selalu hadir tepat waktu sesuai jadwal yang diumumkan, yaitu pukul 08.00 pagi. Namun, kenyataannya, pihak Nikita Mirzani seringkali datang terlambat hingga dua jam.

"Jadwalnya kan di media selalu dikatakan jam 8.00 pagi. Jam 8.00 pagi kami sudah di situ, ngopi, nungguin mereka datang. Jam 10.00 baru muncul," kata Robert dengan nada kesal.

Ia menilai keterlambatan tersebut sangat tidak profesional dan menunjukkan sikap meremehkan proses hukum. Menurutnya, kliennya adalah seorang profesional yang juga memiliki banyak kesibukan lain.

"Nah, bayangkan kalau Dr. Reza ikut ngopi di situ. Emang dia enggak punya kerjaan lain?" ungkapnya.

Robert pun mempertanyakan mengapa mereka harus terus menunggu tanpa kejelasan, seolah waktu mereka tidak berharga. Ia juga menyayangkan kurangnya itikad baik dari tim Nikita untuk lebih disiplin dalam menghadiri persidangan.

"Jadi jangan tanya lagi soal Dr. Reza. Memang enggak jelas mereka itu," tandasnya.

Dalam sidang tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) secara resmi menolak seluruh eksepsi atau nota keberatan yang diajukan oleh Nikita Mirzani terkait kasus dugaan pemerasan dan pengancaman terhadap Reza Gladys. JPU menyatakan bahwa surat dakwaan terhadap Nikita telah disusun sesuai dengan hukum yang berlaku dan layak dijadikan dasar pemeriksaan.