PORTALBANTEN - Gelombang pengunduran diri mengejutkan terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya. Tiga pejabat eselon II dikabarkan mundur hanya 84 hari setelah pelantikan Bupati Annisa Yudhoyono. Salah satu yang menarik perhatian adalah keputusan Sekretaris Daerah (Sekda) Adlisman yang secara terbuka mengumumkan pengunduran dirinya di hadapan jajaran ASN.

“Iya, saya mundur. Semoga keputusan ini membawa kebaikan, baik untuk saya pribadi, keluarga, maupun untuk daerah,” ujar Adlisman saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Dharmasraya pada Rabu, 14 Mei 2025.

Pernyataan Adlisman menjadi penegasan bahwa keputusannya sudah bulat, meski secara administratif surat pengunduran dirinya masih dalam proses. Kepala BKPSDM Dharmasraya, Yusrizal, menyatakan bahwa dokumen resmi pengunduran Sekda belum sampai ke instansinya.

“Informasinya memang demikian, namun suratnya secara administratif belum sampai ke BKPSDM,” kata Yusrizal.

Selain Adlisman, dua pejabat lain yang juga memilih mengundurkan diri adalah Kepala Bapperida, Pariyanto, dan Plt Kepala Dinas PUPR, Andar Atmaja. Berbeda dengan Sekda, keduanya telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Yusrizal menjelaskan bahwa alasan pengunduran diri ketiga pejabat ini beragam. Pariyanto mundur karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan, sementara Andar Atmaja mengajukan pengunduran diri karena alasan keluarga.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Bupati Annisa terkait gelombang pengunduran diri di awal masa jabatannya. Namun mundurnya Sekda, sebagai figur sentral dalam jalannya pemerintahan daerah, menandai dinamika penting dalam struktur birokrasi Pemkab Dharmasraya.*