PORTAL BANTEN - Jalur Pegunungan Santigi di Sulawesi Tengah kembali menjadi saksi bisu sebuah kecelakaan tragis. Sebuah truk fuso yang mengangkut 20 ton beras terguling setelah mengalami rem blong di tanjakan curam Desa Bolano Barat, Kecamatan Bolano.
Yang menarik perhatian publik adalah sosok sopirnya, Siti Rodhia, seorang wanita yang sempat melakukan siaran langsung di Facebook hanya beberapa menit sebelum insiden tersebut. Dalam tayangan yang diunggah melalui akun Sithik Tarjikan, Siti terlihat mengenakan kaos dan ciput berwarna pink, dengan percaya diri mengemudikan truk besar di jalur yang menantang.
Sambil menyapa para penonton, ia mengungkapkan bahwa ia sedang melintasi tanjakan dengan muatan berat. Namun, tak lama setelah siaran itu berakhir, bencana menimpa.
Rem truk yang dikemudikannya tiba-tiba blong, menyebabkan kendaraan oleng tak terkendali dan akhirnya terbalik di tengah jalur pegunungan. Kaca depan truk pecah, dan bodi depan mengalami kerusakan parah akibat benturan yang keras.
Warga setempat yang menyaksikan kejadian tersebut segera beraksi, mengevakuasi Siti dari dalam kendaraan. Beruntung, nyawanya selamat meski mengalami trauma akibat kecelakaan tersebut.
Kanit Lakalantas Polres Parigi Moutong, Ipda Ansaruddin, mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini adalah kecelakaan tunggal. "Truk tidak mampu dikendalikan karena kondisi jalan yang menurun curam dan kendaraan yang sarat muatan," ungkapnya.
Petugas kini telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengingatkan para sopir, terutama yang mengemudikan angkutan berat, untuk lebih disiplin dalam memeriksa sistem rem dan kondisi kendaraan, terutama saat melintasi jalur-jalur berisiko seperti Pegunungan Santigi.*