PORTALBAN – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Sriwijaya Tangerang Banten (STABN Sriwijaya) menggelar kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama dengan Dharma Wanita Persatuan serta Ikatan Alumni STABN Sriwijaya, Senin (9/3/2026) sore.
Kegiatan yang penuh semangat kebersamaan ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, alumni, serta anggota Dharma Wanita. Sebanyak 700 bingkisan takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas menggunakan kendaraan roda dua, roda empat, maupun para pejalan kaki.
Pembagian takjil dilaksanakan di tiga titik lokasi, yaitu di Perempatan Cisauk, Pagedangan, serta di depan kampus STABN Sriwijaya yang berada di kawasan BSD Serpong. Sasaran penerima takjil antara lain pengemudi ojek online, petugas keamanan, penyapu jalan, serta masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Ketua Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Sriwijaya Tangerang Banten, Dr. Li. Edi Ramawijaya Pura, M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya memperkuat nilai toleransi antarumat beragama.
“Hari ini kami keluarga besar STABN Sriwijaya Tangerang Banten bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan dan Ikatan Alumni melaksanakan buka puasa bersama serta berbagi takjil kepada para pengguna jalan, ojek online, satpam, penyapu jalan, dan saudara-saudara kami yang menjalankan ibadah puasa. Harapannya nilai-nilai toleransi ini dapat terus kita kembangkan demi suksesnya Indonesia yang damai, rukun, dan sejahtera,” ujarnya kepada awak media.
Ia juga menjelaskan bahwa STABN Sriwijaya saat ini memiliki berbagai program studi, tidak hanya di bidang keagamaan tetapi juga ilmu umum. Di antaranya program studi Komunikasi, PGSD, Bisnis Manajemen, serta Psikologi UPK. Selain itu, kampus juga memiliki program studi profesi bagi guru yang ingin memperoleh sertifikat pendidik dalam jabatan.
Menurut Edi, saat ini jumlah mahasiswa yang terdata mencapai 542 orang, namun jika digabungkan dengan program profesi guru maka total mahasiswa mencapai sekitar 800 orang. Kampus tersebut juga didukung oleh 44 dosen aktif serta lebih dari 100 tenaga kependidikan.
STABN Sriwijaya juga memiliki kampus di Kecamatan Cisauk, tepatnya di Desa Dangdang, dengan luas lahan sekitar 3.000 meter persegi yang telah dilengkapi berbagai fasilitas modern seperti laboratorium, ruang kewirausahaan, serta ruang perkuliahan terintegrasi. Rencananya, fasilitas tersebut akan diresmikan bersamaan dengan peluncuran Institut Agama Buddha Negeri Sriwijaya Tangerang Banten pada Juni mendatang.
Ketua Ikatan Alumni STABN Sriwijaya, Anes Dwi Prasetya, menambahkan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk nyata kontribusi kampus kepada masyarakat sekaligus mencerminkan wajah Indonesia yang penuh keberagaman.