PORTALBANTEN – Dalam suasana penuh semangat, komunitas Sahabat Masjid, Majelis Ukhuwah Bogor Raya (MUBR), dan Gerakan Cinta Masjid (GCP) menggelar tabligh akbar di Masjid Ibn Khaldun, Kota Bogor, pada Sabtu (15/11/2025). Acara ini bertujuan untuk memperingati Hari Pahlawan dengan tema "Meneladani Jejak Perjuangan KH Sholeh Iskandar dan Solidaritas Palestina". Ini menjadi momen berharga bagi masyarakat Bogor untuk mengungkapkan dukungan agar KH Sholeh Iskandar diakui sebagai Pahlawan Nasional.
Dalam acara tersebut, para ulama dan tokoh masyarakat Bogor menyampaikan harapan agar pemerintah Republik Indonesia segera menetapkan KH Sholeh Iskandar—seorang ulama besar dan pejuang kemerdekaan—sebagai Pahlawan Nasional. Dr. Didi Hilman, Ketua Yayasan Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor dan putra KH Sholeh Iskandar, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini.
"Kami atas nama Yayasan Universitas Ibn Khaldun dan keluarga besar KH Sholeh Iskandar mengucapkan terima kasih atas dukungan kepada KH Sholeh Iskandar yang saat ini sudah diusulkan menjadi pahlawan nasional," kata Dr. Didi, Sabtu (15/11/2025).
Ia juga menekankan harapannya agar Palestina segera meraih kemerdekaannya, serta agar perjuangan almarhum ayahandanya mendapatkan pengakuan yang layak.
KH Didin Hafidhuddin, Ketua Umum Badan Kerja Sama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI), menegaskan bahwa proses penetapan pahlawan nasional sedang berlangsung dan tinggal menunggu waktu yang tepat.
"Pada waktunya insyaAllah akan diberikan, tapi yang paling penting bagi kita adalah meneruskan perjuangannya. Kita tidak boleh lelah dalam berjuang," pesannya.
Acara ini juga diwarnai dengan Deklarasi Hari Pahlawan yang dibacakan oleh Ketua MUBR, Ustaz Abdul Qodir Nurhasan, bersama Ketua Gerakan Cinta Pahlawan (GCP), Herdy Ardiansyah Pahlevi. Beberapa poin penting dalam deklarasi tersebut mencakup ucapan terima kasih kepada para pahlawan bangsa dan komitmen masyarakat untuk melanjutkan perjuangan demi kemerdekaan Indonesia dari segala bentuk penjajahan.
Selain itu, deklarasi tersebut juga menegaskan dukungan penuh terhadap pengusulan KH Sholeh Iskandar sebagai Pahlawan Nasional, berdasarkan rekam jejak perjuangan dan kontribusi besar beliau sejak masa kemerdekaan hingga akhir hayat. Apresiasi juga diberikan kepada perjuangan rakyat Palestina yang terus mempertahankan Masjidil Aqsha dari ancaman penghancuran oleh zionis Israel.
Acara tabligh akbar ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting sebagai narasumber, termasuk Dr. MS Kaban (Mantan Menteri Kehutanan), Prof. Dr. Endin Mujahidin (Rektor UIKA), Edi Sudarjat (Penulis Buku KH Sholeh Iskandar), serta tokoh-tokoh lainnya. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat semangat kebangsaan, tetapi juga menjadi ajang konsolidasi masyarakat Bogor dalam menjaga nilai perjuangan dan memperjuangkan pengakuan terhadap kontribusi besar KH Sholeh Iskandar bagi bangsa Indonesia.*