PORTALBANTEN - Bagi sebagian besar orang, memasak di rumah dianggap lebih hemat dan sehat. Namun, hal itu tidak berlaku bagi Saffron Boswell, seorang wanita berusia 26 tahun asal Brentwood, Inggris. Ia justru memilih untuk tidak pernah memasak sama sekali selama lebih dari satu dekade dan menghabiskan uang hingga Rp 11,3 juta per minggu hanya untuk membeli makanan dari restoran.
Dilansir dari Daily Mail UK (29/04), kebiasaan unik ini dimulai sejak Saffron meninggalkan rumah orang tuanya di usia 16 tahun dan mulai hidup mandiri. Sejak saat itu, ia tidak pernah sekalipun menyentuh dapur untuk memasak.
“Saya tidak suka masak. Saya pernah coba masak sendiri, hasilnya tidak enak. Jadi buat apa buang-buang waktu dan bahan?” kata Saffron dengan jujur.
Dalam kesehariannya, Saffron terbiasa memulai hari dengan sarapan English breakfast di kafe lokal. Untuk makan siang, ia memesan dari Pizza Express atau KFC, sementara makan malam sering ia habiskan di Nandos atau Dominos Pizza, baik dengan delivery maupun makan langsung di restoran.
Rata-rata, ia mengeluarkan uang sekitar £60 atau Rp 1,3 juta per hari hanya untuk makanan, yang jika dikalkulasi total mencapai sekitar £500 atau Rp 11,3 juta per minggu.
Meski gaya hidupnya terbilang boros bagi sebagian orang, Saffron memiliki alasan kuat. Ia merasa biaya belanja bahan makanan dan memasak sendiri justru lebih mahal dan memusingkan, apalagi untuk seorang yang tinggal sendirian.
"Belanja bahan makanan itu cukup membuat saya stres. Beda halnya dengan memesan makanan, itu menghilangkan semua rasa stres saya. Apalagi saya tak harus menghabiskan waktu berjam-jam di depan kompor," jelasnya.
Saffron juga menepis anggapan bahwa pola makan seperti ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Ia mengaku merasa sehat dan baik-baik saja hingga saat ini.
“Saya hanya ingin menjalani hidup sambil menikmatinya. Saya punya uang, dan hidup itu terlalu singkat untuk tidak dinikmati,” ujarnya mantap.