PORTALBANTEN — Keresahan warga Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, kembali mencuat. Pasalnya, aktivitas tambang yang selama ini merusak lingkungan dan jalan-jalan permukiman warga kembali beroperasi, meski sebelumnya sempat dihentikan. Dugaan kuat, praktik tambang liar ini mendapat sokongan dari oknum-oknum elit lokal.

Melalui unggahan akun Instagram Ronald A Sinaga alias BroronDM, pada Kamis 17 April 2025, warga menyuarakan kekhawatiran mereka atas kerusakan jalan dan ancaman keselamatan akibat mobil-mobil truk tambang yang bebas melintas tanpa aturan. Tidak hanya itu, area Gunung Kapur Klapanunggal yang menjadi sumber utama bahan tambang di wilayah ini terus dikeruk tanpa memedulikan dampak lingkungan jangka panjang.

Dalam unggahan tersebut, disebutkan salah satu area tambang di Gunung Kapur Klapanunggal diduga dimiliki oleh Ade Endang alias Gonon, dan kini diteruskan oleh anaknya. Dugaan keterlibatan oknum pejabat lokal pun mencuat ke permukaan. Disebut-sebut ada dugaan keterlibatan Wakil Bupati Bogor yang akrab dipanggil Jaro Ade, yang diduga sempat terlibat dalam skema pembagian hasil dengan pengusaha tambang.

Berikut petikan deskripsi Instagram @broRonDM:

Monitor Bang @jaro_ade

Apakah curhatan ini benar adanya?

Kalimat terakhir di Slide 3 bisa membuat kita 🤔🤔

Sepertinya memang banyak pemain di Klapanunggal ini. Makanya gunung bisa hilang didepan mata.

Saya sih ada solusi yang gampang. Gampang banget..!! Kalau mau tahu, traktir saya shabu-shabu.